Neraka Tersembunyi di Balik Wajah Amal: Pencabulan Massal di Panti Asuhan Darussalam An’Nur Guncang Kota Tangerang

Kota Tangerang || suaragempur.com – Mengulas kasus pencabulan yang terungkap setelah polisi menerima laporan dari salah satu korban inisial R (16) pada Juli 2024 lalu. Hingga akhirnya, polisi menetapkan tiga orang tersangka. Kasus yang mengguncang Kota Tangerang. Kamis, 17/10/2024.

Panti Asuhan Darussalam An’Nur bertempat di Kunciran Indah Kota Tangerang bukan sekadar kejahatan seksual biasa, ini adalah tragedi kemanusiaan yang mencoreng martabat kemanusiaan dan mengoyak kepercayaan publik terhadap lembaga yang seharusnya menjadi benteng perlindungan bagi anak-anak yatim piatu.

Tindakan biadab yang dilakukan oleh Sudirman (49), Yusuf Bahtiar (30), dan Yandi Supriyadi (28) terhadap anak-anak asuhan di bawah naungan yayasan yang mereka pimpin adalah tindakan yang tidak bisa ditolerir. Mereka bukan hanya predator seksual, tetapi juga penipu ulung yang memanfaatkan kepercayaan masyarakat untuk kepentingan pribadi.

Lebih mengejutkan lagi, para pelaku diduga dengan sengaja memanipulasi data anak-anak asuh untuk menggalang dana dari para donatur. Anak-anak yang masih memiliki orang tua pun dicatut sebagai anak yatim piatu demi meraup simpati dan sumbangan. Tindakan ini sungguh keji dan menodai kemuliaan amal.

Kasus ini juga mengungkap kegagalan sistem perlindungan anak di Indonesia. Bagaimana bisa sebuah panti asuhan yang telah beroperasi selama 11 tahun luput dari pengawasan? Ke mana Dinas Sosial Kota Tangerang selama ini? Apakah mereka benar-benar menjalankan tugasnya dengan baik?

Pemerintah, khususnya Kementerian Sosial, harus bertanggung jawab atas kasus ini. Mereka harus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh panti asuhan di Indonesia untuk memastikan tidak ada lagi kasus serupa yang terulang. Selain itu, pelaku harus dihukum seberat-beratnya agar menjadi efek jera dan memberikan keadilan bagi para korban.

Publik menuntut agar:
1. Pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan hukum yang berlaku.
2. Dinas Sosial Kota Tangerang dievaluasi dan jika terbukti lalai harus diberikan sanksi.
3. Pemerintah melakukan reformasi total terhadap sistem perlindungan anak di Indonesia.
4. Masyarakat lebih kritis dan selektif dalam memberikan bantuan kepada lembaga sosial.

Penulis : Abdu Rohim

 

  • Related Posts

    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    SUARAGEMPUR.COM | SERANG — Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H. memberikan bantuan sepeda listrik kepada Muhamad Ridwan Januar Nainggolan (16), pelajar yang menjadi korban dugaan penjambretan telepon seluler di…

    PUK SP TSK KSPSI PT Nikomas Gemilang Salurkan Dana Bantuan untuk Korban Bencana NTT

    SERANG, BANTEN | SUARAGEMPUR.COM — Kepedulian terhadap sesama ditunjukkan oleh Pimpinan Unit Kerja (PUK) SP TSK KSPSI Kawasan Industri PT Nikomas Gemilang dengan menyerahkan dana bantuan kemanusiaan kepada BAZNAS untuk…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Dr. Darlian Pone Lantik Citra Dianto sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

    Dr. Darlian Pone Lantik Citra Dianto sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    HKG PKK ke-54, PKK Desa Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah Tingkat Kabupaten Tangerang

    HKG PKK ke-54, PKK Desa Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah Tingkat Kabupaten Tangerang

    Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Belajar Kebencanaan di Mako Damkarmat Medan

    Pakai Mobil Patroli Satpol PP, Puluhan Anak TK Aisyiyah Bustanul Athfal Belajar Kebencanaan di Mako Damkarmat Medan

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    NO COPY