Surat Diabaikan, WA Tak Dibalas! DSDABMBK Tangsel Dinilai Sengaja Hindari Klarifikasi Temuan BPK”

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG SELATAN — Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan publik. Pasalnya, dinas ini diduga sengaja menghindar setelah tidak memberikan jawaban atas tiga kali upaya klarifikasi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI senilai sekitar Rp1,08 miliar, senin (17/11/2025).

Lembaga Swadaya masyarakat LSM Triga Nusantara Indonesia (Trinusa) DPD provinsi Banten mengaku sudah menempuh seluruh jalur resmi. Mulai dari mengirimkan surat bernomor 18/DPD-LSMTNI/Banten/XI/2025, mendatangi kantor dinas secara langsung, hingga menghubungi pihak humas melalui pesan WhatsApp.

“Surat tidak dijawab, kunjungan diabaikan, pesan WhatsApp pun tak digubris. Ini uang rakyat, jumlahnya besar. Sikap diam ini memunculkan tanda tanya: apa yang sedang ditutupi?” tegas Ketua DPD LSM Trinusa Banten, Wahyudin.

BPK RI menemukan indikasi kelebihan bayar sebesar Rp1,08 miliar pada sejumlah proyek infrastruktur DSDABMBK tahun anggaran 2024. Temuan tersebut mencakup:

Pekerjaan Jalan WR Supratman – Ciputat Timur

Proyek drainase Pondok Aren – Pondok Kacang Timur

Rehabilitasi lingkungan & drainase di Ciputat dan Pamulang

Peningkatan lingkungan di wilayah RW Ciputat Timur

Beberapa proyek bahkan disebut sudah dibayar penuh, padahal kondisi fisik di lapangan diduga belum sesuai spesifikasi teknis. Kondisi ini dinilai berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran dan kerugian negara.

Menurut LSM Trinusa, bungkamnya pihak dinas tidak bisa dianggap sebagai kesalahan administrasi biasa.

“Kalau memang tidak ada masalah, kenapa sulit memberi klarifikasi? Sikap menghindar justru memperkuat dugaan bahwa temuan BPK benar adanya,” ujar Wahyudin.

Ia menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan kewajiban hukum, bukan pilihan, sebagaimana diatur dalam:

UU No. 23/2014 tentang Pemerintahan Daerah

PP No. 12/2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah

UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)

“Dinas mengelola uang publik. Maka publik berhak mendapatkan penjelasan.”

LSM Trinusa menegaskan tidak akan berhenti mengejar kejelasan terkait temuan BPK tersebut. Jika DSDABMBK masih memilih diam, lembaga ini akan mengambil langkah lanjutan:

✔ Mengajukan laporan hukum

✔ Mendorong pengawasan lanjutan ke BPK dan aparat penegak hukum

✔ Membuka data temuan kepada publik

✔ Melakukan aksi resmi sesuai prosedur demokrasi

“Temuan BPK tidak boleh dibiarkan menguap. Transparansi adalah harga mati,” tutup Wahyudin.

Redaksi : SUARAGEMPUR

  • Related Posts

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Sebuah pesan yang diduga disampaikan oleh seorang bidan di dalam grup WhatsApp yang beranggotakan ibu hamil menuai polemik. Pasalnya, pesan tersebut berisi peringatan kepada peserta BPJS…

    Rumah Warga Desa Kemiri Roboh, Camat Rudi HK Pastikan Penanganan dan Bantuan Segera Direalisasikan

    KABUPATEN TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono (Rudi HK), didampingi petugas Trantib Satpol PP Kecamatan Kemiri, Kepala Desa Kemiri Suhud, serta Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB), mengunjungi kediaman Ibu…

    One thought on “Surat Diabaikan, WA Tak Dibalas! DSDABMBK Tangsel Dinilai Sengaja Hindari Klarifikasi Temuan BPK”

    1. Itu orang yg namanya wahyudin gila bgt jabatan ya, sumpah sok iye bgt.
      Padahal mah dia malah minta proyek sama instansi2.
      Ngemis2 lg

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY