Diduga Aniaya Warga di Depan Musola, Seorang Perempuan Dilaporkan ke Polsek Mauk

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG – Seorang warga Desa Ranca Labuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, melaporkan dugaan tindak pidana ancaman kekerasan dan penganiayaan ringan ke Polsek Mauk. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu, 29 November 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, Jum’at (26/12/2025).

Berdasarkan keterangan pelapor, kejadian bermula saat ia pulang dari warung usai berbelanja. Ketika melintas di depan musala yang berlokasi di Kampung Ranca Labuh RT 010/002, pelapor diduga mendapat makian dengan kata kasar “anjing” dari seorang perempuan berinisial F.

Merasa tersinggung, pelapor berhenti dan membalas ucapan tersebut. Namun, secara tiba-tiba terlapor F diduga mengambil air got bercampur lumpur dan menyiramkannya ke wajah pelapor menggunakan tangan, hingga wajah pelapor penuh lumpur.

Dua warga yang berada di lokasi, masing-masing berinisial A dan R, kemudian melerai dan meminta pelapor untuk pulang. Meski demikian, terlapor disebut masih terus marah dan memaki pelapor.

Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami luka lecet di bagian atas bibir serta memar di dahi sebelah kiri yang diduga akibat cakaran tangan. Merasa dirugikan, pelapor akhirnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Mauk untuk diproses secara hukum.

Kasus ini dilaporkan dengan dugaan pelanggaran Pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan juncto Pasal 352 KUHP tentang penganiayaan ringan. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih menangani laporan tersebut, (Red).

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY