SUARAGEMPUR.COM | JAKARTA– Sejumlah tokoh buruh dan masyarakat sipil yang tergabung dalam Aliansi Buruh dan Masyarakat Sipil untuk Perdamaian Palestina menyampaikan pernyataan sikap bersama terkait upaya perdamaian dan rekonstruksi Gaza, Palestina. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang digelar di Jalan Taman Cilandak Raya No. 47, Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2026).
Aliansi ini diinisiasi oleh sejumlah pimpinan organisasi buruh nasional, di antaranya Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Mohammad Jumhur Hidayat, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Elly Rosita Silaban, serta sejumlah pimpinan organisasi buruh lainnya.
Dalam pernyataannya, aliansi menegaskan bahwa Indonesia memiliki sejarah panjang dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa-bangsa di dunia, termasuk melalui diplomasi internasional dan solidaritas global sejak masa awal kemerdekaan.
“Indonesia lahir dari perjuangan panjang yang penuh pengorbanan dan memiliki legitimasi moral serta historis untuk berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia, termasuk dalam upaya perdamaian di Gaza,” demikian isi pernyataan aliansi.
Aliansi menyoroti kekhawatiran sejumlah pihak terhadap pembentukan Board of Peace (BOP) Gaza, yang dinilai berpotensi melegitimasi pengusiran warga Gaza dari tanah mereka dalam proses rekonstruksi. Mereka menegaskan bahwa segala bentuk pemindahan warga, termasuk yang bersifat sementara, tidak boleh terjadi.
Selain itu, aliansi juga mendesak agar Indonesia memegang peran penting dalam kepemimpinan BOP Gaza. Mereka menilai kepercayaan tidak seharusnya sepenuhnya diberikan kepada Amerika Serikat, mengingat rekam jejak keberpihakan negara tersebut terhadap Israel, termasuk di bawah kepemimpinan Donald Trump.
“Masyarakat internasional diharapkan memberikan kepercayaan kepada Indonesia untuk memimpin atau setidaknya menjadi Ketua Bersama dalam proses pembangunan kembali Gaza,” lanjut pernyataan tersebut.
Aliansi juga mendesak Pemerintah Republik Indonesia untuk memastikan bahwa seluruh dana bantuan yang disalurkan benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat Gaza, serta melibatkan tenaga kerja lokal dari Palestina dalam proses rekonstruksi.
Sebagai bentuk dukungan nyata, aliansi menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat sipil Indonesia, termasuk organisasi keagamaan, kepemudaan, buruh, petani, dan mahasiswa, untuk menggelar Pawai Akbar sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Gaza. Aksi tersebut direncanakan berlangsung setelah perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Aliansi berharap langkah ini dapat memperkuat posisi Indonesia dalam mendorong perdamaian yang adil, berkelanjutan, dan bermartabat bagi rakyat Palestina, khususnya di Gaza.
Sumber : Tata Wisata
