Satu Tahun Kepemimpinan: Saatnya Evaluasi Nyata, Bukan Sekadar Janji

SUARAGEMPUR.COM | BANTEN– Satu tahun telah berlalu sejak masyarakat di Banten memberikan mandat kepada para pemimpinnya, mulai dari tingkat provinsi hingga daerah, termasuk di Kabupaten Serang dan Kota Serang. Mandat tersebut lahir dari harapan besar akan perubahan, perbaikan tata kelola, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, Sabtu (21/2/2026).

Pada masa kampanye, berbagai visi dan misi disampaikan dengan penuh keyakinan. Program prioritas dipaparkan sebagai solusi atas persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat. Janji perbaikan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan sektor pendidikan dan kesehatan menjadi komitmen yang mengundang optimisme publik.

Kini, memasuki tahun pertama kepemimpinan, masyarakat mulai melakukan evaluasi secara objektif. Publik memahami bahwa pembangunan tidak terjadi secara instan. Namun, dalam kurun waktu satu tahun, arah kebijakan seharusnya sudah menunjukkan kejelasan, dan dampak awal program kerja mulai dapat dirasakan.

Realitas di lapangan menunjukkan bahwa sejumlah persoalan mendasar masih menjadi perhatian serius. Kondisi infrastruktur jalan di beberapa wilayah belum sepenuhnya tertangani. Pelayanan publik masih memerlukan peningkatan, baik dari sisi kualitas maupun kecepatan. Sektor pendidikan dan kesehatan juga masih membutuhkan penguatan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara merata.

Selain itu, transparansi informasi pada beberapa program Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi sorotan. Keterbukaan informasi dan akuntabilitas merupakan fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik. Tidak kalah penting, kecepatan respons pemerintah terhadap aduan masyarakat menjadi indikator nyata keberpihakan kepada rakyat.

Momentum satu tahun kepemimpinan seharusnya menjadi bahan refleksi menyeluruh. Kepemimpinan bukan hanya tentang perencanaan di atas kertas, tetapi tentang keberanian mengeksekusi program secara konsisten dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Tahun pertama merupakan fondasi. Dari sinilah arah masa depan ditentukan. Oleh karena itu, masyarakat berharap adanya evaluasi yang jujur dan terbuka terhadap capaian kinerja, efektivitas penggunaan anggaran, serta percepatan realisasi program prioritas.

Tulisan ini bukan dimaksudkan sebagai kritik sepihak, melainkan sebagai dorongan konstruktif. Amanah rakyat adalah tanggung jawab moral yang harus diwujudkan melalui kerja nyata, bukan sekadar retorika.

Pada akhirnya, masyarakat tidak menuntut kesempurnaan. Yang diharapkan adalah komitmen, keberanian memperbaiki kekurangan, serta kesungguhan menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Reporter : Bani Latif

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NO COPY