Dosen Institut Asy-Syukriyyah Jadi Pemapar Internasional di ICONEDS 2026

SUARAGEMPUR.COM | BOGOR– Dosen Program Studi Perbankan Syariah Institut Asy-Syukriyyah, Wahyu Hidayat, M.E.Sy., tampil sebagai pemapar dalam ajang International Conference on Economics, Development and Sustainability (ICONEDS) 2026. Konferensi internasional tersebut digelar secara daring pada 6 Februari 2026.

ICONEDS 2026 merupakan forum ilmiah strategis yang mempertemukan akademisi, peneliti, praktisi, dan regulator dari berbagai negara untuk membahas isu-isu ekonomi, pembangunan, dan keberlanjutan di tengah ketidakpastian global, Rabu (11/2/2026).

Wahyu Hidayat yang saat ini tengah menempuh studi Doktor (S3) Ekonomi Syariah di Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor mempresentasikan makalah berjudul “Identification and Analysis of Measurement of the Level of Health and Welfare of Sharia Cooperatives.”

Dalam paparannya, ia mengangkat urgensi pengembangan model pengukuran kinerja koperasi syariah yang tidak hanya berfokus pada aspek keuangan, tetapi juga mencakup dimensi kesehatan kelembagaan dan kesejahteraan anggota sebagai tujuan utama ekonomi syariah.

Menurutnya, koperasi syariah memiliki karakteristik berbeda dengan koperasi konvensional sehingga memerlukan pendekatan evaluasi yang lebih komprehensif dan berbasis nilai. Melalui integrasi indikator kesehatan koperasi dan kesejahteraan anggota yang selaras dengan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, penelitian tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual maupun praktis bagi penguatan keberlanjutan koperasi syariah.

Partisipasi dalam ICONEDS 2026 menjadi capaian akademik penting sekaligus mencerminkan komitmen Institut Asy-Syukriyyah dan UIKA Bogor dalam mendorong peningkatan kualitas riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional. Keterlibatan dosen dan mahasiswa doktoral dalam forum global ini diharapkan dapat memperluas jejaring akademik, meningkatkan visibilitas institusi, serta memperkuat kontribusi pemikiran Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah.

Tahun ini, ICONEDS mengusung tema “Promoting Sustainability and Entrepreneurial Pathways under Global Uncertainty towards Inclusive and Resilient Economic Development.” Selain menjadi ruang diseminasi riset, konferensi ini juga membuka peluang publikasi pada jurnal terakreditasi nasional serta prosiding internasional terindeks Scopus.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NO COPY