SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG– Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, keluarga besar Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) DPW II Kabupaten Tangerang menggelar zikir dan doa bersama sekaligus menutup sementara latihan rutin pencak silat. Kegiatan berlangsung khidmat di kediaman DPW II, Kampung Santri, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Sabtu malam (14/2/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang Yaman Kalahideng, Dewan Guru Abril selaku Ketua Padepokan TariKolot Cakra Nusantara Kabupaten Tangerang, jajaran DPC TTKKBI Kecamatan Rajeg, Pakuhaji, dan Sepatan Timur, para sesepuh seperti Abah Dais, Abah Maman, Abah Amil, Guru Saropi, dan Abah Hayarudin, serta perwakilan PPBNI Ranting Sepatan dan DPC Kecamatan Kemiri. Turut hadir Ketua FORSIL Kecamatan Kemiri Jay, awak media, serta keluarga besar TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Yaman Kalahideng menyampaikan bahwa penghentian sementara latihan rutin merupakan bentuk penghormatan sekaligus persiapan spiritual dalam menyambut bulan suci Ramadhan.

“Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, latihan rutin Padepokan Cimande TariKolot Nusantara Cabang Kecamatan Kemiri kita tutup sementara. Malam ini kita isi dengan doa dan zikir bersama sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya leluhur, khususnya di wilayah Banten, yang memiliki nilai-nilai luhur dan harus terus dijaga serta dilestarikan oleh generasi penerus.
“Cimande dengan alirannya mengandung filosofi kehidupan, kedisiplinan, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut penting diwariskan agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman,” katanya.
Yaman juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus DPW, DPC, para sesepuh, serta elemen organisasi masyarakat yang terus bersinergi dalam menjaga eksistensi pencak silat sebagai identitas budaya bangsa.
“Mudah-mudahan TTKKBI terus mampu mempersatukan para pelestari budaya dan seluruh elemen masyarakat dalam mengembangkan pencak silat sebagai jati diri bangsa,” tambahnya.
Sementara itu, Dewan Guru Abril mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh anggota untuk menjadikan momentum menjelang Ramadhan sebagai sarana introspeksi diri dan mempererat tali silaturahmi.
“Semoga kita semua senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan. Menjelang Ramadhan ini, mari kita saling memaafkan dan memperkuat ukhuwah. Semoga silaturahmi malam ini membawa ridho Allah SWT,” tuturnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan secara khusyuk, sebagai harapan agar keluarga besar TTKKBI DPW II Kabupaten Tangerang senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, serta istiqomah dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan budaya pencak silat di tengah masyarakat.
Reporter : Roy
