SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG – Pengurus Daerah Federasi Serikat Pekerja Tekstil, Sandang, dan Kulit (PD FSP TSK) KSPSI Provinsi Banten bersama DPC KSPSI Kabupaten Tangerang menyatakan kesiapan penuh untuk merayakan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026. Sebanyak 36.000 buruh dipastikan akan bergerak ke Jakarta dan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) dalam perayaan yang direncanakan dihadiri Presiden RI, Prabowo Subianto, Sabtu(11/4/2026).
Komitmen tersebut disampaikan Ketua PD FSP TSK KSPSI Provinsi Banten, Rustam Efendi, S.H., M.H., dalam rapat koordinasi pengurus yang digelar di Kantor DPC KSPSI Kabupaten Tangerang, Sabtu (11/4/2026). Ia menegaskan bahwa seluruh elemen organisasi diminta bersatu dan bergerak dalam satu komando menuju ibu kota.
Rustam menekankan tidak boleh ada perpecahan atau kegiatan terpisah di daerah. Seluruh anggota diarahkan untuk fokus pada satu agenda besar, yakni perayaan May Day nasional di Monas bersama Presiden. Menurutnya, momentum ini penting untuk menunjukkan kekuatan dan solidaritas buruh, khususnya dari sektor tekstil, sandang, dan kulit (TSK) di wilayah Banten dan Kabupaten Tangerang.
Dalam rapat tersebut, juga dibahas teknis keberangkatan guna memastikan mobilisasi puluhan ribu buruh dapat berjalan tertib, aman, dan terkoordinasi. Pengurus menilai kehadiran mereka di Jakarta bukan hanya sebagai bentuk perayaan tahunan, tetapi juga sebagai sarana menyuarakan aspirasi terkait kesejahteraan tenaga kerja secara langsung kepada pemerintah.
Diperkirakan sebanyak 36.000 buruh akan ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan titik kumpul utama di Monas, Jakarta. Agenda utama meliputi perayaan May Day tingkat nasional yang diharapkan menjadi ajang penguatan sinergi antara buruh dan pemerintah.
Rustam menambahkan, keikutsertaan buruh Banten dalam skala besar ini sekaligus menjadi bukti bahwa organisasi buruh di daerah tetap solid, terorganisir, dan memiliki arah perjuangan yang jelas. Ia pun optimistis kehadiran mereka akan membawa semangat kebersamaan serta memperkuat posisi buruh dalam pembangunan nasional.
“Kita akan tunjukkan bahwa buruh Banten adalah buruh yang terorganisir dan cerdas. Kita ramaikan Jakarta dengan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Redaksi
