SUARAGEMPUR.COM| SERANG — Kebakaran hebat melanda sebuah gudang pengepul sampah plastik di pinggir Jalan Raya Serang–Jakarta, tepatnya di kawasan Pertigaan Ambon, Kecamatan Cikande, Senin malam (27/04) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kobaran api yang membumbung tinggi sontak memicu kepanikan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di jalur padat tersebut. Sejumlah pengendara bahkan memperlambat laju kendaraan untuk menyaksikan peristiwa itu, menyebabkan arus lalu lintas sempat tersendat.
Api diduga mulai membesar sekitar pukul 22.00 WIB. Material bangunan yang didominasi kayu dan bambu, ditambah tumpukan limbah plastik yang mudah terbakar, membuat api dengan cepat menjalar dan sulit dikendalikan pada fase awal.
Situasi semakin berbahaya ketika api sempat menyambar kabel listrik yang melintang di sekitar lokasi. Percikan api dari kabel tersebut menambah potensi risiko meluasnya kebakaran.
Warga sekitar sempat diliputi kekhawatiran, mengingat lokasi kejadian berdekatan dengan area penyimpanan palet kayu yang sangat rentan terhadap api. Jika api merembet, dampaknya diperkirakan bisa jauh lebih besar.
Petugas pemadam kebakaran yang menerima laporan segera dikerahkan ke lokasi. Dengan respons cepat, petugas berhasil melokalisir titik api sehingga tidak menjalar ke gudang palet kayu di sekitarnya.
Setelah berjibaku selama beberapa waktu, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya dan kini petugas masih melakukan proses pendinginan untuk mencegah munculnya titik api baru.
Aparat kepolisian dari Polsek Cikande turut melakukan pengamanan di lokasi serta mengatur arus lalu lintas di Jalan Raya Serang–Jakarta yang sempat terganggu akibat insiden tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Pihak berwenang akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengungkap sumber api.
Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil diperkirakan cukup besar mengingat banyaknya material plastik yang terbakar.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada serta berhati-hati saat melintas di sekitar Pertigaan Ambon, mengingat masih adanya aktivitas petugas dan sisa puing kebakaran di lokasi.
Reporter : Risky
