Nurkholis Resmi Pimpin PK Golkar Negara Batin Hasil Muscam 2026

SUARAGEMPUR.COM | WAY KANAN – Partai Golkar Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan, menggelar Musyawarah Kecamatan (Muscam) sebagai bagian dari upaya konsolidasi organisasi dan penguatan struktur partai di tingkat kecamatan, yang berlangsung pada Sabtu (2/5/2026).

Dalam forum tersebut, Nurkholis ditetapkan sebagai Ketua Pimpinan Kecamatan (PK) Partai Golkar Kecamatan Negara Batin secara aklamasi, Minggu (3/5/2026).

Jalannya persidangan Muscam dipimpin oleh I Gede Aditya Sukantra dengan agenda utama pembentukan kepengurusan baru serta penegasan arah gerak politik Partai Golkar di tingkat kecamatan.

Usai terpilih, Nurkholis langsung dilantik oleh Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Darlian Pone, di hadapan jajaran pengurus, kader, dan tamu undangan yang hadir.

Dalam arahannya, Darlian Pone menegaskan pentingnya kepengurusan baru untuk membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat serta menjaga soliditas kader di semua tingkatan. Ia menekankan bahwa keberhasilan partai tidak hanya bergantung pada kekuatan struktur organisasi, tetapi juga pada kehadiran dan kerja nyata kader di tengah masyarakat.

Kegiatan Muscam turut dihadiri oleh Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Way Kanan, Bambang Irawan, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Way Kanan, Bendahara DPD Golkar Aswir selaku Ketua Komisi III DPRD, serta anggota Fraksi Golkar DPRD Way Kanan, Pansebon dan Sayu Marsih.

Selain itu, hadir pula Ketua PD AMPG Kabupaten Way Kanan I Gede Aditya Sukantra, didampingi Sekretaris AMPG M. Afrizi Fahridh dan Wakil Sekretaris Bidang Kaderisasi Dedi Gunawan, bersama jajaran organisasi sayap partai lainnya.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Muscam diakhiri dengan pelaksanaan Gerakan Lampung Menanam (GELAM), yang menjadi bentuk komitmen Partai Golkar dalam mendukung pelestarian lingkungan dan gerakan penghijauan di Kabupaten Way Kanan, (Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NO COPY