TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Camat Kemiri Rudi HK bersama Kepala Desa Lontar Dodi Rissi Slamet, Kepala Puskesmas Kemiri dr. Yayi, serta Pendamping Sosial mengunjungi seorang warga penderita gizi buruk di Desa Lontar, Jumat (19/06/2026).
Warga yang dikunjungi diketahui bernama Hafidz Dzikri, yang saat ini tengah mengalami kondisi kesehatan memprihatinkan akibat gizi buruk. Dalam kunjungan tersebut, rombongan tidak hanya melihat langsung kondisi pasien, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga.
Sebagai bentuk kepedulian, Camat Kemiri dan Kepala Desa Lontar turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta uang tunai guna membantu kebutuhan sehari-hari keluarga.
Kepala Puskesmas Kemiri, dr. Yayi, menjelaskan bahwa kondisi gizi buruk yang dialami pasien tidak berdiri sendiri, melainkan dipengaruhi oleh riwayat penyakit bawaan.
“Pasien terdiagnosis mengalami gizi buruk. Namun sejak lahir juga memiliki riwayat penyakit Cerebral Palsy yang turut memengaruhi tumbuh kembang dan kondisi kesehatannya,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Kemiri Rudi HK menegaskan bahwa kehadiran pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab dalam memastikan masyarakat mendapatkan perhatian dan penanganan yang layak.
“Kami hadir untuk memastikan warga mendapatkan penanganan yang diperlukan. Pemerintah tidak boleh tinggal diam ketika ada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Semoga bantuan ini bisa meringankan beban keluarga,” ujarnya.
Kepala Desa Lontar, Dodi Rissi Slamet, juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan kecamatan, puskesmas, dan pendamping sosial agar keluarga ini mendapatkan pelayanan kesehatan dan bantuan sosial secara maksimal,” katanya.
Pemerintah Kecamatan Kemiri bersama Pemerintah Desa Lontar dan Puskesmas Kemiri berharap kondisi Hafidz dapat terus membaik melalui penanganan medis, pendampingan intensif, serta dukungan dari berbagai pihak.
Reporter: Roy
Editor: Fachri





