TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Pemerintah Desa Patramanggala, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2027 sekaligus membahas daftar usulan RKPDes Tahun 2028.
Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Patramanggala lantai II, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, Kamis (24/9/2026).
MusrenbangDes menjadi forum bagi pemerintah desa, lembaga desa, dan masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menentukan program pembangunan berdasarkan kebutuhan dan skala prioritas masyarakat.
Sejumlah unsur pemerintahan dan masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Camat Kemiri bersama Kasi Binwasdes atau yang mewakili dan Tim Monitoring Kecamatan Kemiri, BPD Desa Patramanggala, kepala sekolah SDN 1 dan SDN 2 Patramanggala, Babinsa dan Binamas, Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa, Pendamping Pertanian, Pendamping PKH, Ketua RT/RW, Karang Taruna, LPM, Bidan Desa, kader PKK, kader Posyandu, kelompok tani, kelompok aktivis lingkungan mangrove, serta tokoh masyarakat.
Dalam pembahasan, terdapat tiga sektor yang mendapat perhatian utama, yakni infrastruktur, kesehatan dan ketahanan pangan.
Pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa menjadi salah satu usulan yang dinilai penting karena berkaitan dengan mobilitas masyarakat, akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta kelancaran aktivitas ekonomi warga.
Sektor kesehatan juga menjadi bagian dari prioritas. Pemerintah Desa Patramanggala bersama kader dan unsur terkait mendorong penguatan pelayanan kesehatan masyarakat, termasuk kegiatan Posyandu dan berbagai program kesehatan di tingkat desa.
Sementara sektor ketahanan pangan diarahkan pada penguatan potensi pertanian dan kemandirian pangan masyarakat melalui keterlibatan kelompok tani serta pendamping pertanian.
Camat Kemiri, Rudi HK, mengatakan MusrenbangDes merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa. Ia menekankan agar setiap usulan disusun berdasarkan skala prioritas dan kebutuhan masyarakat.
“MusrenbangDes ini menjadi forum untuk menyerap dan membahas aspirasi masyarakat. Kita berharap usulan yang disepakati benar-benar berdasarkan kebutuhan dan kondisi yang ada di Desa Patramanggala, sehingga program pembangunan nantinya dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Rudi HK.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, BPD, lembaga kemasyarakatan, pendamping desa, dan masyarakat diperlukan untuk mengawal hasil MusrenbangDes.
Rudi juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan kesehatan, serta penguatan ketahanan pangan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat desa.
“Infrastruktur jalan menjadi salah satu kebutuhan yang perlu diperhatikan karena berkaitan dengan aktivitas masyarakat. Di sisi lain, sektor kesehatan dan ketahanan pangan juga harus terus diperkuat. Semua ini membutuhkan perencanaan yang baik dan dukungan dari seluruh pihak,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Patramanggala, Jayadi, mengatakan hasil MusrenbangDes akan menjadi salah satu dasar pemerintah desa dalam menyusun RKPDes Tahun 2027 serta daftar usulan untuk tahun 2028.
Menurut Jayadi, pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan masih menjadi salah satu kebutuhan masyarakat yang mendapat perhatian dalam forum tersebut.
“Kami dari Pemerintah Desa Patramanggala tentu akan menampung seluruh aspirasi masyarakat yang disampaikan dalam MusrenbangDes. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan desa, karena jalan merupakan akses penting bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Jayadi.
Selain infrastruktur, pemerintah desa juga akan memberikan perhatian terhadap sektor kesehatan dan ketahanan pangan.
“Tidak hanya infrastruktur, kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan juga menjadi prioritas. Kami ingin perencanaan pembangunan desa ke depan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur, kesehatan maupun peningkatan perekonomian dan ketersediaan pangan,” ujarnya.
Jayadi berharap hasil MusrenbangDes dapat menjadi acuan dalam pelaksanaan pembangunan desa secara bertahap dan berkelanjutan.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal program yang telah disepakati agar pelaksanaannya berjalan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.
Rangkaian MusrenbangDes Patramanggala dipandu oleh Pendamping Desa, Mardian, S.Pd. Jalannya pembahasan diarahkan agar setiap unsur yang hadir mendapat kesempatan menyampaikan pandangan maupun usulan terkait rencana pembangunan desa.
Mardian turut mengarahkan pembahasan antara pemerintah desa, lembaga desa, pendamping, dan masyarakat sehingga agenda MusrenbangDes berlangsung secara terarah dan tertib.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat menghasilkan perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
MusrenbangDes Patramanggala menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam menentukan arah pembangunan.
Melalui pembahasan RKPDes Tahun 2027 dan daftar usulan RKPDes Tahun 2028, pemerintah desa diharapkan dapat menyusun program pembangunan secara lebih terarah, bertahap, dan berkelanjutan demi memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Patramanggala.
Reporter: Roy
Editor: Fachri






