Balaraja Tenggelam Dalam Sampah ! Retribusi Mengalir, Kemanakah Kebersihan?

Kabupaten Tangerang || suaragempur.com – Balaraja yang seharusnya menjadi etalase kebersihan dan keindahan di Kabupaten Tangerang, justru terjerumus dalam kubangan sampah. Ironisnya, di tengah pungutan retribusi sampah yang mencapai Rp26.000 hingga Rp32.000 per-rumah tangga, tumpukan sampah liar masih menjadi pemandangan sehari-hari. Kamis, 08/08/2024

Dalam hal pungutan retribusi, dikuatkan oleh pernyataan dari beberapa RT (Rukun Tetangga) dan Humas RT di perumahan yang ada di wilayah Kecamatan Balaraja.

“Kami dipungut biaya sampah dalam 1 bulan Rp. 26.000; dan disetorkan ke ketua RT (Rukun Tetangga)” ujar Humas RT

Ditempat berbeda dengan nada yang sama, ketua RT mengatakan “kalau di perumahan ini, kami dipungut biaya sebesar Rp. 32.000; dalam 1 bulan per-rumah tangga, dan disetorkan ke sopir mobil sampah” kata ketua RT

Sudah berkali-kali kinerja UPT 2 DLHK Balaraja menjadi sorotan publik. Pemberitaan demi pemberitaan mengungkap, tidak efisien dan ketidakmampuan dalam mengatasi masalah sampah. Mengapa solusi konkrit tak kunjung hadir?

Dengan armada pengangkut sampah sebanyak 17 unit yang dilengkapi anggaran operasional serta didukung oleh retribusi masyarakat, seharusnya Balaraja sudah bisa menikmati lingkungan yang bersih dan sehat. Nyatanya, hanya sebagian kecil wilayah, terutama perumahan yang rutin membayar retribusi, yang merasakan manfaatnya.

Sementara itu, dipinggiran jalan yang ada diwilayah Kecamatan Balaraja, khususnya di jalur jalan baru Pasar Sentiong dibiarkan menjadi tempat pembuangan sampah selama bertahun-tahun. Pertanyaan nya, apakah harus ada pungutan retribusi lagi kah ?

Warga Balaraja lelah dengan janji-janji manis. Mereka membutuhkan tindakan nyata, bukan sekadar retorika. Keberadaan tumpukan sampah bukan hanya persoalan estetika, namun juga mengancam kesehatan masyarakat dan lingkungan.

Pertanyaan mendasar yang perlu dijawab:
1. Ke mana aliran dana retribusi sampah yang begitu besar?
2. Apa kendala sebenarnya yang dihadapi UPT 2 DLHK Balaraja dalam mengelola sampah?
3. Kapan warga Balaraja bisa menikmati lingkungan yang bersih dan sehat sesuai dengan hak mereka?
4. Siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan dalam mengatasi masalah sampah di Balaraja?

Pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan harus segera mengambil langkah tegas untuk menyelesaikan permasalahan ini. Transparansi dalam pengelolaan anggaran, evaluasi kinerja yang objektif, serta melibatkan masyarakat dalam mencari solusi menjadi langkah awal yang krusial.

(Oim)

  • Related Posts

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG — Dugaan persoalan ketenagakerjaan mencuat di lingkungan PT Global Printpack Indonesia, perusahaan yang beralamat di Jl. Raya Pajajaran/Jl. Pasir Randu No. 98, RT 003/RW 003, Desa Kadu, Kecamatan…

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Ketua PC F SP PPMI KSPSI Kabupaten Tangerang, Moh Januri, S.H., mengantarkan langsung tembusan surat somasi kepada UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah I Kabupaten Tangerang, Dinas Tenaga…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 7 views
    Sentuhan Empati Kapolda Banten, Pelajar Korban Jambret HP di Walantaka Dapat Sepeda Listrik

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Dorong Kesejahteraan Nelayan, Lokasi Pembangunan Kampung Nelayan Desa Lontar Diserahterimakan

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    Ketua PC F SP PPMI KSPSI Tangerang Antar Tembusan Somasi ke Pengawas Disnaker Banten, Siap Gelar Aksi di PT Tunas Alfin

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    BPBD Lampung Tegaskan Proyek Rp2,92 Miliar di Pringsewu Sesuai Aturan, PPK Bantah Dugaan Cacat Administrasi

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    MBG Harus Berbenah: Menjaga Gizi, Anggaran, dan Amanah Publik

    NO COPY