KABUPATEN TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Kisah pilu dialami Sukmani (48), warga Kampung Karoya RT 07 RW 03, Desa Carenang, Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang. Hampir satu tahun terakhir, Sukmani harus berjuang melawan penyakit yang diduga kanker ganas. Kondisinya kini semakin memprihatinkan, Selasa (4/8/2026).
Berdasarkan hasil pemeriksaan radiologi bone scan dari RS Kanker Dharmais, terdapat temuan yang mengarah pada dugaan penyebaran atau metastasis kanker ke sejumlah bagian tulang, di antaranya tulang dada (sternum) dan tulang rusuk, serta kecurigaan penyebaran ke tulang paha kiri.
Kondisi tersebut membuat Sukmani membutuhkan penanganan dan pemantauan medis lebih lanjut.
Penyakit yang dideritanya membuat kondisi fisik Sukmani terus menurun. Ia kini tidak lagi mampu bekerja untuk mencari nafkah bagi keluarganya.
Padahal, sebagai kepala keluarga, Sukmani menjadi tumpuan hidup seorang istri, tiga anak yang masih kecil, serta kedua orang tuanya yang telah lanjut usia.
Di tengah kondisi tersebut, persoalan ekonomi menjadi beban lain yang harus dihadapi keluarga. Mereka mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih untuk menunjang proses pengobatan Sukmani yang masih harus terus dijalani.
Kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat mereka berharap adanya uluran tangan dari berbagai pihak.
Di tengah perjuangannya melawan penyakit, Sukmani dan keluarganya menaruh harapan besar kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Keluarga berharap Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah dapat memberikan perhatian dan membantu mencarikan solusi, baik untuk menunjang proses pengobatan maupun meringankan kebutuhan hidup keluarga selama Sukmani tidak mampu bekerja.
Harapan tersebut disampaikan langsung oleh sang istri, Yulianah. Dengan penuh harap, ia memohon perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi keluarganya.
“Sudah hampir satu tahun suami saya menderita penyakit ini dan sekarang sudah tidak bisa bekerja lagi mencari nafkah untuk anak-anak. Kami keluarga yang tidak mampu. Jangankan untuk biaya berobat, untuk makan sehari-hari saja kami sangat kesulitan. Kami berharap Bapak Bupati dan Ibu Wakil Bupati dapat membantu keluarga kami yang sedang mendapat musibah ini,” ujar Yulianah.
Kondisi Sukmani menjadi potret perjuangan sebuah keluarga yang harus menghadapi penyakit berat sekaligus tekanan ekonomi.
Perhatian Pemerintah Kabupaten Tangerang, instansi terkait, serta kepedulian masyarakat dan para dermawan sangat diharapkan untuk membantu meringankan beban keluarga tersebut.
Bantuan yang diberikan bukan hanya diharapkan dapat menunjang proses pengobatan Sukmani, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarganya selama ia belum mampu kembali mencari nafkah.
Di tengah perjuangan melawan penyakit, keluarga Sukmani masih menggantungkan harapan agar ada tangan-tangan yang tergerak membantu. Mereka berharap perjuangan Sukmani untuk memperoleh pengobatan dan mempertahankan kehidupan keluarganya tidak harus dijalani seorang diri.
Reporter: Fachri
Penerbit: Redaksi






