SUARAGEMPUR. COM| TANGERANG– Mengawali tahun 2026, Media SuaraGempur mengucapkan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh pembaca setia dan masyarakat Indonesia. Pergantian tahun ini menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen SuaraGempur dalam menjalankan fungsi jurnalistik yang berimbang, faktual, dan edukatif bagi publik, Kamis (1/2026).
Menutup perjalanan jurnalistik sepanjang tahun 2025, SuaraGempur secara konsisten menyajikan informasi aktual, baik peristiwa daerah maupun nasional. Beragam isu strategis menjadi fokus pemberitaan, mulai dari persoalan sosial kemasyarakatan, kebijakan publik, hingga dinamika hukum yang menyentuh kepentingan masyarakat luas.
Salah satu fokus utama SuaraGempur sepanjang 2025 adalah pengawalan terhadap isu korupsi. Melalui karya jurnalistik yang kritis, tajam, dan tetap menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, SuaraGempur berupaya membuka ruang informasi bagi masyarakat terkait dugaan penyimpangan anggaran, praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta proses penegakan hukum yang menyertainya.
Langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab media dalam mendorong transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola pemerintahan yang bersih. SuaraGempur meyakini bahwa masyarakat memiliki hak atas informasi yang jujur, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Memasuki awal tahun 2026, SuaraGempur berkomitmen untuk semakin konsisten dan lebih tajam dalam menyoroti kinerja pemerintah, lembaga negara, dan para pemangku kebijakan. Kritik akan terus disampaikan secara konstruktif, proporsional, dan berbasis data, demi kepentingan publik dan kemajuan demokrasi.
Pimpinan Redaksi SuaraGempur.com, Rustam Efendy, SH, MH, menegaskan bahwa media tidak boleh kehilangan keberanian dalam menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Pers tidak boleh jinak di hadapan kekuasaan. Ketika kebijakan menyimpang dari kepentingan rakyat, di situlah media harus hadir dengan sikap kritis, tajam, dan berpihak pada kebenaran. Tahun 2026 harus menjadi tahun penegasan bahwa SuaraGempur tidak akan berkompromi dengan praktik korupsi, penyalahgunaan wewenang, maupun kebijakan yang merugikan publik,” tegas Rustam.
Ia menambahkan, SuaraGempur akan terus membuka ruang klarifikasi dan keberimbangan, namun tetap berdiri kokoh pada prinsip transparansi dan supremasi hukum.
“Kritik yang kami sampaikan bukan untuk menjatuhkan, melainkan untuk mengingatkan. Pemerintahan yang kuat adalah pemerintahan yang berani diawasi. Dan pers yang sehat adalah pers yang tidak takut mengungkap fakta,” pungkasnya.
Dengan semangat baru di tahun 2026, SuaraGempur berharap dapat terus menjadi media yang dipercaya masyarakat, hadir sebagai penyampai informasi sekaligus pengawal kepentingan rakyat, serta berkontribusi dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berkeadilan.
Redaksi : Suaragempur
