Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hanan Rozak: Penyuluh Pertanian Ujung Tombak Kedaulatan Pangan dan Penguatan NKRI

LAMPUNG TENGAH | SUARAGEMPUR.COM — Anggota MPR RI Hanan A. Rozak menegaskan bahwa penyuluh pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan pangan sekaligus memperkuat persatuan dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Hal itu disampaikan Hanan saat melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI bersama para penyuluh pertanian se-Kabupaten Lampung Tengah di Balai Desa Wates, Kecamatan Batang Hari Nuban, Kabupaten Lampung Tengah, Rabu (30/9/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah bersama sejumlah anggota DPRD, serta Ketua DPD dan jajaran pengurus Partai Golkar Kabupaten Lampung Tengah.

Dalam sosialisasi tersebut, Hanan mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika.

Menurut Hanan, penyuluh pertanian memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan petani dan masyarakat di tingkat desa.

“Penyuluh bukan hanya pendamping teknis petani. Penyuluh juga dapat menjadi penggerak nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat,” ujar Hanan.

Ia menjelaskan, nilai-nilai 4 Pilar dapat diwujudkan melalui berbagai aktivitas sehari-hari. Semangat gotong royong dalam kelompok tani, musyawarah dalam mengambil keputusan, menghargai perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bersama merupakan contoh konkret pengamalan nilai-nilai kebangsaan.

“Memasyarakatkan 4 Pilar bukan sekadar menghafalkan Pancasila. Yang penting adalah bagaimana nilai-nilainya hadir dalam kehidupan sehari-hari. Ketika penyuluh mengajak petani bergotong royong, bermusyawarah dan menghargai perbedaan, sesungguhnya nilai kebangsaan sedang dipraktikkan,” jelasnya.

Hanan juga menegaskan bahwa kedaulatan pangan merupakan bagian penting dari kekuatan bangsa. Menurutnya, pembangunan sektor pertanian harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan petani.

“Kalau kita ingin Indonesia kuat, maka pertaniannya harus kuat. Kalau kita ingin pangan berdaulat, maka petaninya harus sejahtera,” tegas Hanan.

Ia menyebut sektor pertanian saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim, ketersediaan air, sarana produksi, perkembangan teknologi, fluktuasi harga komoditas, regenerasi petani hingga akses pasar.

Karena itu, menurut Hanan, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, DPR, penyuluh dan petani untuk menghadapi berbagai persoalan tersebut.

Hanan menilai penyuluh juga menjadi jembatan penting antara kebijakan pemerintah dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

“Kita tidak boleh membiarkan petani menghadapi persoalannya sendiri. Negara harus hadir. Penyuluh menjadi salah satu ujung tombak pendampingan dan penggerak pembangunan di desa,” kata Hanan.

Selain memperkuat wawasan kebangsaan, kegiatan Sosialisasi 4 Pilar MPR RI tersebut juga menjadi ruang dialog dan penyerapan aspirasi dari para penyuluh pertanian.

Hanan mengatakan berbagai persoalan yang disampaikan para penyuluh akan menjadi masukan dalam menjalankan fungsi pengawasan serta memperjuangkan kebijakan yang berkaitan dengan pembangunan sektor pertanian.

“Sosialisasi 4 Pilar jangan berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kita juga ingin mendengar langsung persoalan penyuluh dan petani di lapangan, sehingga bisa menjadi bahan untuk diperjuangkan melalui kebijakan,” ujarnya.

Hanan berharap para penyuluh terus meningkatkan kapasitas dan perannya sebagai penggerak pembangunan pertanian sekaligus agen yang turut memperkuat persatuan masyarakat.

“Kedaulatan pangan adalah bagian dari kekuatan bangsa. Mari kita kuatkan pertanian, sejahterakan petani, dan bersama-sama menjaga Indonesia,” pungkas Hanan.

Redaksi

  • Related Posts

    PWI Banten–Kejati Perkuat Sinergi, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten mendorong keterbukaan informasi dan transparansi dalam proses penegakan hukum terus diperkuat. Hal tersebut mengemuka dalam pertemuan jajaran PWI Banten dengan…

    HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, KSPSI Siap Bersinergi Perkuat Ketenagakerjaan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Dewan Pimpinan Cabang Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC KSPSI) (MJH) Kabupaten Tangerang menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-394 Kabupaten Tangerang. Momentum hari jadi tersebut sekaligus menjadi kesempatan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hanan Rozak: Penyuluh Pertanian Ujung Tombak Kedaulatan Pangan dan Penguatan NKRI

    Sosialisasi 4 Pilar MPR RI, Hanan Rozak: Penyuluh Pertanian Ujung Tombak Kedaulatan Pangan dan Penguatan NKRI

    PWI Banten–Kejati Perkuat Sinergi, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

    PWI Banten–Kejati Perkuat Sinergi, Transparansi Penegakan Hukum Jadi Sorotan

    HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, KSPSI Siap Bersinergi Perkuat Ketenagakerjaan

    HUT ke-394 Kabupaten Tangerang, KSPSI Siap Bersinergi Perkuat Ketenagakerjaan

    Dr. Darlian Pone Lantik Citra Dianto sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

    Dr. Darlian Pone Lantik Citra Dianto sebagai Ketua PK Partai Golkar Umpu Semenguk, Dilanjutkan Gerakan Lampung Menanam

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    PKK Karang Anyar Raih Penghargaan Bina Wilayah, Camat Kemiri dan Kades Dorong Kader Terus Bersemangat

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    Suara Buruh Mengetuk Pintu DPR RI, KSPSI Pilih Dialog Kawal RUU Pelindungan Ketenagakerjaan

    NO COPY