Aksi “Koboi Jalanan” Teror Warga dengan Petasan di Jakarta, Polisi Buru Pelaku

SUARAGEMPUR.COM| JAKARTA — Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sejumlah video yang memperlihatkan aksi sekelompok orang yang disebut-sebut sebagai “koboi jalanan” melakukan teror menggunakan petasan di beberapa kawasan di Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Dalam video yang di unggah akun Instagram “Badan Perwakilan Nitizen” tersebut, terlihat sekelompok orang melemparkan petasan ke arah lingkungan warga hingga menimbulkan kepanikan.

Aksi “koboi jalanan” disebut-sebut menyasar pihak yang diduga sebagai penjual minuman keras (miras) dan obat-obatan terlarang. Namun, cara yang dilakukan kelompok tersebut menuai kecaman karena dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar.

Dalam rekaman yang beredar, suara ledakan petasan terdengar cukup keras hingga membuat warga panik dan keluar dari rumah untuk melihat situasi. Beberapa warga bahkan terlihat berusaha menjauh dari lokasi karena khawatir ledakan petasan mengenai rumah atau kendaraan mereka.

Sejumlah tokoh masyarakat turut menyoroti aksi tersebut. Mereka menilai tindakan penyerangan menggunakan petasan tidak dapat dibenarkan, apalagi dilakukan di antara permukiman warga.

“Apapun alasannya, menyerang dengan petasan jelas membahayakan warga dan mengganggu ketertiban umum. Jika memang ada dugaan pelanggaran hukum seperti peredaran miras atau obat-obatan, seharusnya dilaporkan kepada aparat penegak hukum, bukan main hakim sendiri,” ujar salah seorang tokoh masyarakat yang menanggapi viralnya aksi tersebut.

Menurutnya, tindakan main hakim sendiri berpotensi menimbulkan konflik baru di tengah masyarakat serta dapat memicu korban yang tidak bersalah.

Masyarakat pun berharap aparat kepolisian segera turun tangan untuk menelusuri identitas para pelaku yang terekam dalam video viral tersebut. Penindakan tegas dinilai penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mencegah aksi serupa terulang kembali.

Sementara itu, warga di sejumlah kawasan Jakarta mengaku resah dengan beredarnya aksi teror petasan tersebut. Mereka berharap situasi keamanan di lingkungan tempat tinggal tetap terjaga dan tidak dijadikan arena aksi kelompok tertentu yang dapat membahayakan masyarakat luas.(Red)

  • Related Posts

    Momen HANI, Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran Puluhan Ribu Butir Obat Keras Ilegal, Amankan Tiga Pengedar

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang menggagalkan peredaran obat keras daftar G tanpa izin. Dalam dua pengungkapan kasus berbeda, polisi mengamankan tiga tersangka beserta lebih dari 27…

    Ngaku Polisi Lalu Peras Warga, Enam Orang Diamankan Polresta Tangerang

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Aparat Satreskrim Polresta Tangerang mengamankan enam pria yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian. Para pelaku diduga menyasar warga dan memaksa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY