Miris Sekali: Warga Desa Merak Yang Terabaikan, Kepedulian Kades Dipertanyakan

Kabupaten Tangerang || suaragempur.com – Sangat miris kehidupan keluarga Syaripudin dan Husni, warga asli Kampung Pabuaran Rt.02/02, Desa Merak, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Di tengah keterbatasan, rumah mereka yang tak layak huni justru seperti luput dari perhatian aparat desa dan pemerintah setempat. Rumah berdinding bilik bambu dan genteng berlubang menggambarkan kondisi mengenaskan yang harus mereka alami. Dengan dua anak yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), keluarga ini bahkan terpaksa berteduh di rumah adik ipar karena tempat tinggal sendiri sudah tidak memungkinkan untuk dihuni. Jumat, 15/11/2024.

Diketahui, Syaripudin selama ini hanya mengandalkan pekerjaan serabutan dengan pendapatan tak seberapa. Dari seluruh bantuan yang digelontorkan pemerintah, mereka hanya menerima sedikit bantuan beras, sementara bantuan lainnya seperti menghilang tak berjejak. Lalu, kemana bantuan lainnya?

Dugaan pun mulai mengemuka, apakah alokasi dana Desa Merak, termasuk dana tunai bantuan langsung tunai (BLT) dan dana hibah untuk warga miskin, sudah tepat sasaran? Di sisi lain, laporan permintaan bantuan perbaikan rumah yang sudah diajukan keluarga ini berulang kali justru berujung pada jawaban “sabar menunggu alokasi dana.” Namun, sampai kapan harus bersabar?

Dalam konteks ini, peran Kepala Desa Merak dan jajarannya menjadi sorotan. Jika tugas mereka adalah memastikan setiap warga mendapatkan haknya, lalu mengapa warga seperti Syaripudin dan Husni yang sudah jelas memerlukan perhatian justru terus dibiarkan menunggu tanpa kepastian? Apakah bantuan hanya diberikan kepada kelompok-kelompok tertentu yang dekat dengan aparat desa?

Tidak hanya Kepala Desa Merak, Camat Sukamulya dan jajarannya juga layak mendapatkan sorotan. Kecamatan memiliki peran penting dalam mengawasi pendistribusian dana di desa-desa di wilayahnya. Pertanyaannya, apakah Camat Sukamulya dan stafnya sudah menjalankan tugas dengan benar atau ada kekeliruan yang luput dari pantauan mereka?

Dinas terkait diharapkan segera melakukan audit menyeluruh atas data penerima bantuan di Desa Merak untuk memastikan distribusi bantuan tepat sasaran dan tidak ada warga yang tertinggal.

Media suaragempur.com akan terus memantau perkembangan isu ini. Keadilan dan kesejahteraan untuk warga adalah hal yang harus menjadi prioritas utama.

(Oim)

  • Related Posts

    Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

    SUARAGEMPUR.COM| SERANG – Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Raden Adison menuai sorotan tajam. Hingga lebih dari tiga bulan sejak laporan resmi diterima, proses hukum dinilai berjalan di tempat tanpa…

    LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

    SUARAGEMPUR.COM| SERANG – LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPD Provinsi Banten menyayangkan sikap Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Banten yang dinilai belum memberikan kejelasan terkait status, pengamanan,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

    Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

    Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

    Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

    LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

    LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

    Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

    Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

    Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

    Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

    Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

    Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

    NO COPY