Eratkan Silaturahmi, Perguruan HS Akbar Gelar Buka Bersama dan Doa Bersama Yai Sepuh Nova Laksana

SUARAGEMPUR.COM | SERANG – Keluarga besar Perguruan Ilmu Seni Bela Diri Pencak Silat Haji Salam (HS) Akbar menggelar acara Buka Puasa Bersama (Bukber) yang berlangsung penuh khidmat dan kehangatan pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan yang dipusatkan di Kampung Katulisan, Kelurahan Kasemen, Kecamatan Kasemen ini dihadiri ratusan anggota serta jajaran pengurus perguruan, Minggu (8/3/2026).

Rangkaian acara dimulai sejak pukul 15.40 WIB dengan agenda registrasi anggota, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan oleh Saudara Sahril selaku MC yang memandu jalannya acara. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbuka puasa bersama, tetapi juga diisi dengan sesi Tukar Kado dan permainan (game) yang bertujuan mencairkan suasana sekaligus mempererat hubungan emosional antar anggota lintas generasi.

Puncak acara diisi dengan sambutan dari Ketua Umum Perguruan HS Akbar, Yai Sepuh Nova Laksana. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga soliditas serta kebersamaan di dalam organisasi.

“Pencak silat bukan hanya soal olah fisik, tetapi juga olah rasa dan persaudaraan. Saya berpesan kepada seluruh anggota agar selalu kompak dan seiring sejalan dalam membesarkan perguruan. Kekuatan kita ada pada kebersamaan,” ujar Yai Nova Laksana dalam sambutannya.

Menjelang waktu berbuka, suasana menjadi lebih hening dan religius saat sesi doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ustadz Sa’dan. Doa dipanjatkan untuk keselamatan bangsa, keberkahan bagi seluruh anggota, serta kelestarian warisan budaya pencak silat di tanah jawara.

Setelah berbuka puasa dengan hidangan yang telah disiapkan dan melaksanakan salat Maghrib berjamaah, acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol persatuan keluarga besar HS Akbar.

Melalui kegiatan ini, Perguruan HS Akbar berharap semangat Ramadan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan disiplin dan loyalitas para pendekar dalam menjaga marwah perguruan, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di wilayah Kasemen dan sekitarnya.

Reporter : Bani Latif

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY