LAMPUNG TIMUR | SUARAGEMPUR.COM — Rekaman video yang memperlihatkan seorang pria diduga anggota kepolisian melepaskan tembakan di kawasan permukiman warga beredar luas di masyarakat dan media sosial, Kamis (20/8/2026).
Peristiwa tersebut disebut terjadi di kawasan Bawang Tijang, Desa Negara Batin, Kecamatan Jabung, Lampung Timur, pada Kamis malam (20/8/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Dalam rekaman yang beredar, terdengar suara letusan senjata api di tengah kawasan permukiman. Peristiwa tersebut sontak membuat warga sekitar terkejut dan panik.
Sejumlah warga mengaku khawatir karena kejadian berlangsung di lingkungan yang terdapat rumah-rumah penduduk. Mereka mempertanyakan alasan penggunaan senjata api dalam situasi tersebut.
Berdasarkan informasi dan kesaksian warga yang beredar, sebelum terjadinya letusan, sejumlah anggota kepolisian disebut mendatangi rumah warga untuk mencari seseorang.
Warga juga mempertanyakan prosedur yang dilakukan petugas, termasuk dugaan tidak diperlihatkannya surat perintah ketika memasuki rumah warga.
Namun, informasi tersebut masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak kepolisian maupun anggota yang terlibat untuk memastikan kronologi dan dasar tindakan di lapangan.
Penggunaan senjata api oleh anggota kepolisian di kawasan permukiman menjadi perhatian warga. Mereka mempertanyakan apakah terdapat kondisi yang benar-benar mengharuskan petugas mengeluarkan dan menggunakan senjata api.
Warga berharap setiap tindakan anggota kepolisian tetap dilakukan sesuai prosedur dan mempertimbangkan keselamatan masyarakat sekitar.
Terlebih, penggunaan senjata api di lingkungan padat penduduk dapat menimbulkan kekhawatiran serta risiko terhadap keselamatan warga apabila tidak dilakukan dalam situasi yang benar-benar dibenarkan.
Sejumlah warga meminta pimpinan kepolisian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap peristiwa tersebut.
Mereka berharap rekaman video, keterangan saksi, serta kondisi di lokasi kejadian dapat diperiksa untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.
Publik juga meminta agar identitas anggota yang terlibat, tujuan kedatangan petugas, alasan penggunaan senjata api, serta prosedur yang dijalankan di lapangan dapat dijelaskan secara terbuka.
Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau disiplin, warga berharap tindakan sesuai ketentuan diberikan kepada anggota yang terbukti bersalah.
Hingga berita ini diturunkan, belum diperoleh penjelasan resmi dari pihak Polda Lampung maupun Polres Lampung Timur terkait rekaman video dan dugaan penggunaan senjata api tersebut.
Redaksi masih membuka ruang klarifikasi dan hak jawab bagi pihak kepolisian maupun pihak-pihak terkait untuk memberikan penjelasan mengenai kejadian tersebut.
(Red/SUARAGEMPUR.COM)





