Lapor Pak Wali Kota, Rumah Rusak Berat Dibiarkan, Warga Lopang Pertanyakan Kepedulian Pemerintah

SUARAGEMPUR.COM| SERANG – Hujan deras yang mengguyur kawasan permukiman warga sejak tahun lalu meninggalkan penderitaan bagi satu keluarga di Kampung Domba RT 06/05, Kelurahan Lopang, Kecamatan Serang. Hingga kini, keluarga tersebut masih bertahan di rumah yang rusak berat tanpa bantuan nyata dari pemerintah setempat, Sabtu(9/5/2026).

Ironisnya, laporan terkait kondisi rumah itu disebut sudah disampaikan kepada pihak kelurahan sejak satu tahun lalu. Namun sampai hari ini belum ada perhatian khusus maupun langkah konkret untuk membantu perbaikan rumah yang kondisinya semakin memprihatinkan.

Atap rumah bocor di berbagai sisi, dinding retak, lantai rusak, hingga bagian bangunan yang mulai rapuh menjadi ancaman bagi penghuni setiap harinya. Saat hujan turun, keluarga tersebut harus berjibaku menahan air yang masuk ke dalam rumah sambil dihantui rasa khawatir bangunan sewaktu-waktu roboh.

“Kami sudah melapor sejak tahun lalu ke kelurahan. Sudah beberapa kali menunggu kabar, tapi sampai sekarang belum ada bantuan atau tindak lanjut yang jelas,” ungkap penghuni rumah dengan nada sedih dan kecewa.

Kondisi rumah yang terus memburuk membuat aktivitas keluarga terganggu. Mereka mengaku hidup dalam ketakutan setiap kali cuaca buruk datang. Air hujan kerap menggenangi bagian dalam rumah karena atap dan plafon sudah tidak mampu lagi menahan derasnya hujan. Beberapa bagian bangunan bahkan mulai miring dan membahayakan keselamatan penghuni.

Warga sekitar juga menyayangkan lambannya respons pemerintah terhadap kondisi tersebut. Menurut mereka, rumah itu sudah lama layak mendapatkan perhatian karena kerusakannya cukup berat dan berpotensi membahayakan jiwa.

“Kalau dilihat langsung memang kondisinya parah. Kasihan kalau terus dibiarkan. Apalagi sudah pernah dilaporkan, harusnya ada tindak lanjut,” ujar salah seorang warga sekitar.

Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga tersebut mengaku tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki rumah secara mandiri. Harapan satu-satunya tertuju pada bantuan pemerintah melalui program rumah tidak layak huni maupun bantuan kebencanaan. Namun harapan itu hingga kini belum juga terwujud.

Situasi ini memunculkan pertanyaan terkait kepedulian pemerintah terhadap masyarakat kecil yang membutuhkan bantuan mendesak. Di saat berbagai program sosial dan bantuan perumahan terus digaungkan, masih ada warga yang harus bertahan hidup di rumah rusak tanpa kepastian bantuan meski laporan telah disampaikan sejak lama.

Warga berharap Pemerintah Kota Serang segera turun tangan melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memberikan solusi nyata sebelum terjadi hal yang tidak diinginkan. Kondisi bangunan yang terus memburuk dikhawatirkan dapat mengancam keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan kembali datang.

Kasus ini menjadi potret masih adanya warga yang merasa suaranya belum didengar, meski telah mengikuti prosedur pelaporan resmi. Kini mereka hanya berharap ada kepedulian dan tindakan cepat dari pihak terkait agar bisa kembali tinggal di rumah yang aman dan layak huni, (Red).

  • Related Posts

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    SERANG, BANTEN| SUARAGEMPUR.COM– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikande akan melaksanakan pemeliharaan Saluran Udara…

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang kembali menegaskan sikap politik organisasinya melalui sejumlah deklarasi dukungan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024. Dalam pernyataan terbarunya, organisasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    DPP KAMPUD Minta KEJARI Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar Ke Bawaslu Tahun 2024

    DPP KAMPUD Minta KEJARI Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar Ke Bawaslu Tahun 2024

    NO COPY