SUARAGEMPUR.COM | KALIMANTAN TIMUR — Dalam upaya memperkuat keandalan pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) sektor energi, jajaran Baharkam Polri melalui Tim Pengawasan dan Pengendalian (Wasdal) II Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) melaksanakan kegiatan evaluasi dan pengawasan di lingkungan PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Regional 3 Zona 8, Kalimantan Timur, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Site SPS PT PHM tersebut diawali dengan Opening Meeting yang berlangsung khidmat dan penuh semangat sinergitas antara aparat keamanan negara dan industri strategis nasional.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penanggung Jawab Tim Wasdal II SMP Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, S.I.K., didampingi Ketua Tim Kombes Pol. Marthin Luther Hutagaol, S.I.K., M.H., serta Dirpamobvit Polda Kaltim Kombes Pol. Didik Mulyanto, S.H., S.I.K.
Sementara dari pihak perusahaan, turut hadir General Manager PT PHM, Setyo Sapto Edy bersama jajaran Manager Security dari Pertamina Holding, Subholding Upstream (SHU), dan Pertamina Hulu Indonesia (PHI).
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 09.25 WITA dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan HSSE Briefing dan HSSE Moment sebagai bentuk penegasan komitmen terhadap keselamatan dan keamanan kerja di area operasional migas. Suasana semakin khidmat saat lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan sebelum pembacaan doa bersama.
Dalam sambutannya, pihak manajemen PT PHM menegaskan pentingnya kolaborasi strategis dengan Polri dalam menjaga stabilitas operasional industri energi nasional. Hal ini mengingat sektor migas merupakan salah satu aset vital negara yang memiliki peranan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional.
Pada sesi inti kegiatan, Tim Wasdal II SMP Baharkam Polri memaparkan indikator pengawasan baku serta standar implementasi Sistem Manajemen Pengamanan yang wajib diterapkan pada kawasan Obvitnas. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan hasil Audit Internal SMP yang telah dilakukan secara mandiri oleh internal PT PHM.
Langkah evaluasi ini dinilai sangat penting guna memetakan tingkat kesiapan pengamanan, mendeteksi potensi kerawanan, sekaligus memastikan seluruh sistem perlindungan fisik maupun digital terhadap aset strategis nasional berjalan optimal dan sesuai regulasi yang berlaku.
General Manager PT PHM, Setyo Sapto Edy, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan pendampingan yang diberikan Baharkam Polri terhadap sistem pengamanan perusahaan. Ia menegaskan bahwa PT PHM berkomitmen penuh untuk terus meningkatkan standar keamanan demi menjamin kelangsungan produksi migas nasional yang aman, stabil, dan berkelanjutan.
“Sinergitas antara aparat keamanan dan industri strategis merupakan fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan operasional Objek Vital Nasional,” ujarnya.
Sebagai simbol penguatan sinergi antara Polri dan sektor energi nasional, kegiatan ditutup pada pukul 11.10 WITA dengan penyerahan cinderamata dan sesi foto bersama.
Berdasarkan laporan dari lapangan, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar sesuai agenda yang telah ditetapkan, (Red).
