Perjuangan Ojol Didengar, Andra Soni Siapkan Kebijakan yang Menyentuh Kebutuhan Keluarga Pengemudi

SERANG| SUARAGEMPUR.COM – Kabar baik bagi ribuan pengemudi ojek online (ojol) di Banten. Gubernur Banten Andra Soni berkomitmen mengambil langkah cepat untuk menjawab berbagai persoalan yang selama ini membebani para pengemudi roda dua maupun roda empat, mulai dari parkir, kebutuhan pokok, hingga perlindungan kesehatan dan ketenagakerjaan, Sabtu (4/7/2026).

Komitmen itu disampaikan Andra Soni saat menerima audiensi perwakilan pengemudi ojol di Pendopo Gubernur Banten, Kota Serang, Rabu (1/7/2026).

Berbagai aspirasi yang disampaikan langsung mendapat respons positif. Pemerintah Provinsi Banten bahkan akan membentuk tim khusus untuk merumuskan dan menindaklanjuti kebijakan yang dinilai mampu memberikan manfaat nyata bagi para pengemudi.

Salah satu langkah cepat yang akan dilakukan adalah menyiapkan area khusus atau loading dock bagi pengemudi ojol di pusat perbelanjaan, hotel, dan sejumlah fasilitas pelayanan publik lainnya.

“Meskipun itu sumber retribusi di kabupaten dan kota, nanti kita akan meminta langsung kepada pengelolanya agar menyiapkan loading dock yang keamanannya terjamin khusus untuk ojol. Itu aksi cepatnya,” ujar Andra Soni.

Menurutnya, keberadaan loading dock tersebut tidak hanya menguntungkan pengemudi ojol, tetapi juga memudahkan aktivitas para tenant di pusat perbelanjaan sehingga tercipta hubungan yang saling menguntungkan.

“Ini usulan yang positif dari teman-teman ojol. Pak Sekda Deden nanti buat timnya dan turun langsung ke titik-titik itu,” katanya.

Di tengah kondisi ekonomi yang semakin menantang dan pendapatan pengemudi yang cenderung menurun, Andra Soni juga menginstruksikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk menggencarkan program pangan murah khusus bagi ojol.

Program itu mencakup kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, dan komoditas penting lainnya agar para pengemudi tetap bisa memenuhi kebutuhan keluarga dengan harga terjangkau.

“Itu bisa digencarkan, tetapi tidak setiap hari juga. Yang terpenting, jangan sampai ada pihak-pihak yang mengatasnamakan ojol untuk mendapatkan sembako murah,” tegasnya.

Tak hanya soal ekonomi, Andra Soni juga memastikan para pengemudi ojol akan mendapatkan perhatian dalam program perlindungan pekerja rentan yang telah dianggarkan Pemerintah Provinsi Banten tahun ini.

Sebanyak 700 penerima manfaat telah dialokasikan untuk memperoleh jaminan ketenagakerjaan, sejalan dengan Peraturan Daerah tentang Perlindungan Pekerja Rentan yang telah disahkan DPRD Banten.
“Dan rekan-rekan ojol akan kita masukkan,” ujarnya.

Untuk layanan kesehatan, Andra Soni menegaskan bahwa rumah sakit milik pemerintah di Provinsi Banten sebagian besar telah menerapkan Universal Health Coverage (UHC).

Dengan sistem tersebut, masyarakat yang masuk kategori desil lima ke bawah dapat memperoleh jaminan kesehatan dari pemerintah secara otomatis.

Selain itu, ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Banten dalam kondisi aman sehingga masyarakat, termasuk para pengemudi ojol, tidak perlu khawatir terhadap pasokan.
Pada kesempatan yang sama, Andra Soni turut mengingatkan bahwa Program Sekolah Gratis bagi SMA, SMK, dan SKh swasta di Banten kini telah memasuki tahun kedua pelaksanaan.

Program tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.

“Bagi rekan-rekan yang anaknya tidak diterima di sekolah negeri, bisa masuk ke sekolah swasta yang sudah bekerja sama dengan kami. Gratis. Sudah ada 801 sekolah yang bekerja sama,” pungkasnya.

Penulis : Bani Latif 

Editor : Fahri Huzzer 

  • Related Posts

    Surat Bertanggal 19 Agustus Jadwalkan Rapat 13 Agustus, Administrasi Disnakertrans Serang Dipertanyakan

    SERANG | SUARAGEMPUR.COM — Kejanggalan administrasi dalam sebuah surat resmi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang menjadi sorotan. Surat bernomor 500.15.15.1/351/Disnakertrans/2026 tercatat bertanggal 19 Agustus 2026, namun di…

    Nenek Sakdiyah Meninggal Usai Diduga Terkejut Saat Polisi Gerebek Rumah di Jabung, Warga Minta Prosedur Diselidiki

    LAMPUNG TIMUR | SUARAGEMPUR.COM — Duka menyelimuti warga Desa Negara Saka, Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur, setelah seorang nenek bernama Sakdiyah meninggal dunia usai mengalami kejadian yang diduga membuatnya terkejut…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Surat Penangkapan Disebut Tak Diserahkan Langsung, Keluarga Diminta Mengambil di Polsek Jabung Pukul 23.00 WIB

    Surat Penangkapan Disebut Tak Diserahkan Langsung, Keluarga Diminta Mengambil di Polsek Jabung Pukul 23.00 WIB

    Kasat Reskrim dan Kapolres Lampung Timur Bungkam soal Penggerebekan yang Tewaskan Nenek

    Kasat Reskrim dan Kapolres Lampung Timur Bungkam soal Penggerebekan yang Tewaskan Nenek

    AKSARA: Menulis Harapan, Mengukir Masa Depan

    AKSARA: Menulis Harapan, Mengukir Masa Depan

    Surat Bertanggal 19 Agustus Jadwalkan Rapat 13 Agustus, Administrasi Disnakertrans Serang Dipertanyakan

    Surat Bertanggal 19 Agustus Jadwalkan Rapat 13 Agustus, Administrasi Disnakertrans Serang Dipertanyakan

    Nenek Sakdiyah Meninggal Usai Diduga Terkejut Saat Polisi Gerebek Rumah di Jabung, Warga Minta Prosedur Diselidiki

    Nenek Sakdiyah Meninggal Usai Diduga Terkejut Saat Polisi Gerebek Rumah di Jabung, Warga Minta Prosedur Diselidiki

    Kemeriahan HUT RI ke-81 Pecah di Stadion Atletik Kemiri, Karnaval 7 Desa Warga Unjuk Kreativitas

    Kemeriahan HUT RI ke-81 Pecah di Stadion Atletik Kemiri, Karnaval 7 Desa Warga Unjuk Kreativitas

    NO COPY