Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK, pemotongan gaji, pembayaran lembur rendah dan status kerja bermasalah belum juga ditindaklanjuti, Rabu(12/8/2026).

Ketua DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang, Rustam Effendi, S.H., M.H., menilai lambatnya respons mencurigakan. “Kalau pemerintah serius, pemeriksaan seharusnya sudah dilakukan secara terbuka dan menyeluruh.”

Rustam tidak menyalahkan Wapres. Namun, jika dugaan itu benar, berarti Wapres hanya disuguhi kemegahan pabrik, bukan kenyataan sesungguhnya.

“Kalau hak pekerja dilanggar dan disembunyikan saat kunjungan, maka patut diduga Wapres telah ditipu oleh pengusaha PT Yifang.”

Ia juga mempertanyakan siapa yang merekomendasikan perusahaan tersebut sebagai lokasi kunjungan kenegaraan tanpa memastikan kepatuhan hukum ketenagakerjaannya terlebih dahulu.

KSPSI mendesak Dinas Tenaga Kerja segera turun melakukan pemeriksaan mendadak: periksa slip gaji, daftar upah, perjanjian kerja, kepesertaan BPJS, dan wawancarai pekerja secara bebas tanpa tekanan manajemen. Pekerja yang memberi keterangan harus dilindungi dari tindakan balasan.

“Jangan hanya cepat untuk acara seremonial, tapi lambat saat buruh minta perlindungan. Investasi harus taat hukum, tidak boleh dibangun di atas penindasan hak pekerja,” tegas Rustam.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari PT Yifang maupun instansi terkait. Redaksi membuka ruang hak jawab.

(Red/SUARAGEMPUR.COM)

  • Related Posts

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    SERANG | SUARAGEMPUR.COM — Sengketa perburuhan di PT Mega Steel Struktur Indonesia, Desa Beberan, Kabupaten Serang, kian memanas. Rudi, petugas keamanan perusahaan, menyampaikan pengakuan mengejutkan kepada Pengurus Daerah FSP TSK…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 6 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY