Foto Jenderal di Pos Satpam PT Mega Steel Dipersoalkan, Pekerja Dugaan Ada Upaya Intimidasi

SERANG | SUARAGEMPUR.COM — Perselisihan ketenagakerjaan di PT Mega Steel Struktur Indonesia kembali menjadi sorotan. Kali ini, pekerja mempersoalkan keberadaan sejumlah foto yang terpampang di Pos Satpam perusahaan dan diduga dikaitkan dengan nama pejabat atau aparat dari institusi negara, Jum’at (14/8/2026).

Menurut keterangan pekerja, keberadaan foto tersebut menimbulkan kesan seolah-olah perusahaan memiliki hubungan atau dukungan dari kalangan aparat berpangkat tinggi. Kesan tersebut semakin menjadi perhatian setelah seorang petugas keamanan bernama Rudi disebut menyampaikan pernyataan kepada pekerja bahwa, “Di belakang perusahaan ada Jenderal Polri dan Kopassus.”

Pernyataan tersebut membuat sejumlah pekerja mempertanyakan maksud pemasangan foto dan penyebutan nama institusi negara dalam situasi perselisihan ketenagakerjaan.

Pekerja menilai keberadaan foto di area Pos Satpam semestinya tidak digunakan untuk memberikan kesan bahwa perusahaan memiliki kekuatan atau perlindungan dari pihak tertentu.

Namun demikian, apakah foto tersebut benar berkaitan dengan dukungan resmi terhadap perusahaan atau hanya dokumentasi kegiatan, masih memerlukan klarifikasi dari pihak-pihak yang bersangkutan.

Pekerja juga mempertanyakan identitas orang-orang yang terdapat dalam foto, kapan foto tersebut diambil, dalam kegiatan apa, serta apakah pihak yang berada dalam foto mengetahui bahwa gambar tersebut kemudian dipasang di lingkungan perusahaan dan dikaitkan dengan perselisihan antara pekerja dengan manajemen.

Pekerja meminta agar setiap persoalan ketenagakerjaan diselesaikan melalui mekanisme hukum dan hubungan industrial, bukan dengan membawa-bawa nama pejabat maupun institusi negara.

“Kalau memang ada hubungan resmi atau dukungan dari pihak yang ada dalam foto tersebut, kami meminta dijelaskan secara terbuka. Tetapi kalau hanya digunakan untuk membuat pekerja takut, kami mempertanyakan tujuan pemasangan foto itu,” ujar perwakilan pekerja.

Menurut mereka, penggunaan nama atau simbol institusi negara dalam perselisihan ketenagakerjaan berpotensi menimbulkan persepsi bahwa pekerja tidak memiliki ruang untuk memperjuangkan haknya.

Karena itu, pekerja meminta Dinas Tenaga Kerja turut memastikan proses penyelesaian perselisihan berjalan secara objektif dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pekerja juga mendesak manajemen PT Mega Steel Struktur Indonesia memberikan penjelasan mengenai keberadaan foto tersebut.

Klarifikasi dinilai penting agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penggunaan nama aparat atau institusi negara untuk kepentingan tertentu.

Selain itu, pihak yang namanya disebut-sebut dalam pernyataan petugas keamanan juga diharapkan dapat memberikan penjelasan apabila memang mengetahui atau pernah terlibat dalam kegiatan yang menghasilkan foto tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh klarifikasi resmi dari manajemen PT Mega Steel Struktur Indonesia maupun pihak aparat yang namanya disebut dalam pernyataan tersebut.

Media ini membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi PT Mega Steel Struktur Indonesia, petugas keamanan yang disebut, maupun pihak lain yang berkepentingan untuk memberikan penjelasan secara proporsional.

(Red/SUARAGEMPUR.COM

  • Related Posts

    PT Kirana Mitra Abadi Mangkir dari Panggilan Disnaker Kabupaten Tangerang, Pekerja Minta Proses Mediasi Tetap Berjalan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — PT Kirana Mitra Abadi disebut tidak menghadiri panggilan klarifikasi yang dijadwalkan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang dalam rangka proses penyelesaian perselisihan hubungan industrial antara perusahaan…

    Dugaan Korupsi Proyek Chromebook Lampung Tengah, KAMPUD Desak Kejari Usut Tuntas

    LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Dewan Pimpinan Pusat Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (DPP KAMPUD) mendesak Kejaksaan Negeri (Kejari) Lampung Tengah serius menuntaskan dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) dalam…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    PT Kirana Mitra Abadi Mangkir dari Panggilan Disnaker Kabupaten Tangerang, Pekerja Minta Proses Mediasi Tetap Berjalan

    PT Kirana Mitra Abadi Mangkir dari Panggilan Disnaker Kabupaten Tangerang, Pekerja Minta Proses Mediasi Tetap Berjalan

    Foto Jenderal di Pos Satpam PT Mega Steel Dipersoalkan, Pekerja Dugaan Ada Upaya Intimidasi

    Foto Jenderal di Pos Satpam PT Mega Steel Dipersoalkan, Pekerja Dugaan Ada Upaya Intimidasi

    Dugaan Korupsi Proyek Chromebook Lampung Tengah, KAMPUD Desak Kejari Usut Tuntas

    Dugaan Korupsi Proyek Chromebook Lampung Tengah, KAMPUD Desak Kejari Usut Tuntas

    Dua Sipil Ditahan, Nasib Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Perampasan Motor Masih Dipertanyakan

    Dua Sipil Ditahan, Nasib Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Perampasan Motor Masih Dipertanyakan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    NO COPY