Dari SIQTAFEST hingga AQUFEST, Perjalanan Festival Al-Qur’an HMPIAT Terus Berkembang

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Asy-Syukriyyah Qur’anic Festival (AQUFEST) 2026 merupakan bagian dari perjalanan panjang Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPIAT) Institut Asy-Syukriyyah dalam menghadirkan ruang pengembangan potensi generasi muda melalui kegiatan Al-Qur’an, Kamis (1/10/2026).

Festival yang kini dikenal dengan nama AQUFEST tersebut tidak lahir dalam satu proses. Sebelum menggunakan identitas AQUFEST, kegiatan festival Al-Qur’an di lingkungan HMPIAT telah mengalami beberapa perubahan nama dan konsep sebagai bagian dari proses evaluasi serta penyesuaian terhadap perkembangan kelembagaan.

HMPIAT sendiri memiliki peran sebagai mitra strategis program studi dalam mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik. Berbagai program kerja yang dijalankan diarahkan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa sekaligus memperkuat nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan akademik dan sosial.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penyelenggaraan festival Al-Qur’an yang menjadi salah satu program unggulan tahunan HMPIAT. Festival ini sejak awal dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa, pelajar, dan santri untuk mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an melalui perlombaan sekaligus kegiatan edukatif.

Pada periode awal, kegiatan tersebut dikenal dengan nama SIQTAFEST (STAIS Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Festival). Nama tersebut mencerminkan identitas kelembagaan pada saat STAI Asy-Syukriyyah masih menjadi bentuk institusi pendidikan yang menaungi program studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir.

SIQTAFEST kemudian menjadi wadah bagi mahasiswa, pelajar, dan santri untuk mengembangkan kemampuan mereka dalam bidang Al-Qur’an. Kegiatan tidak hanya diarahkan pada kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai kalangan dalam suasana pembelajaran dan pengembangan potensi.

Melalui festival tersebut, nilai-nilai Al-Qur’an dihadirkan dalam bentuk kegiatan yang lebih dekat dengan generasi muda. Perlombaan menjadi salah satu sarana untuk mendorong peserta mengasah kemampuan, sementara kegiatan edukatif memberikan ruang untuk memperluas wawasan dan pengalaman.

Seiring berjalannya waktu, perkembangan kelembagaan membawa perubahan terhadap identitas festival.

Pada Mei 2025, STAI Asy-Syukriyyah mengalami perubahan status menjadi Institut Asy-Syukriyyah. Perubahan tersebut tidak hanya berdampak pada identitas kelembagaan, tetapi juga mendorong penyesuaian terhadap berbagai program dan kegiatan yang berada di lingkungan kampus, termasuk festival Al-Qur’an yang diselenggarakan HMPIAT.

Sebagai bentuk penyesuaian, identitas SIQTAFEST kemudian dikembangkan menjadi IIQTAFEST (Institut Asy-Syukriyyah Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Festival).

Perubahan nama tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menyesuaikan identitas festival dengan wajah kelembagaan yang baru. Dengan berubahnya status dari sekolah tinggi menjadi institut, festival juga diarahkan untuk memiliki identitas yang selaras dengan perkembangan Institut Asy-Syukriyyah.

Setelah dilakukan evaluasi, HMPIAT melihat perlunya identitas yang lebih khas dan mudah dikenali. Nama IIQTAFEST dinilai belum sepenuhnya mampu merepresentasikan karakter festival secara kuat dan memiliki potensi menimbulkan asosiasi dengan institusi lain yang mempunyai singkatan serupa.

Karena itu, muncul kebutuhan untuk membangun identitas baru yang lebih sederhana, mudah diingat, dan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai brand festival dalam jangka panjang.

Dari proses evaluasi tersebut kemudian lahirlah Asy-Syukriyyah Qur’anic Festival (AQUFEST) sebagai identitas baru sekaligus identitas resmi festival Al-Qur’an HMPIAT.

Pemilihan nama AQUFEST bukan sekadar perubahan nama. Identitas tersebut dirancang untuk memberikan karakter yang lebih kuat bagi festival sekaligus membuka ruang pengembangan konsep kegiatan di masa mendatang.

Nama AQUFEST dipilih karena dinilai lebih sederhana dan mudah dikenali. Di dalamnya juga terdapat semangat untuk membangun festival yang tidak hanya berorientasi pada perlombaan, tetapi juga pada kolaborasi, inovasi, dan keberlanjutan.

Dengan lahirnya AQUFEST, HMPIAT ingin membawa festival Al-Qur’an tersebut ke arah penyelenggaraan yang lebih luas. Kualitas program, profesionalisme, kemitraan, serta dampak kegiatan bagi masyarakat menjadi bagian dari konsep yang ingin terus dikembangkan.

Karena itu, AQUFEST bukan sekadar nama baru dari festival yang sebelumnya dikenal sebagai SIQTAFEST dan IIQTAFEST. AQUFEST menjadi bagian dari proses revitalisasi konsep penyelenggaraan festival agar dapat berkembang mengikuti kebutuhan zaman sekaligus tetap mempertahankan nilai utama yang menjadi dasar kegiatan, yaitu Al-Qur’an.

Dalam perjalanannya, festival Al-Qur’an HMPIAT terus diarahkan agar tidak hanya menjadi ajang kompetisi. Kehadiran mahasiswa, pelajar, santri, serta masyarakat dalam berbagai kegiatan diharapkan dapat menciptakan ruang perjumpaan yang mempertemukan nilai-nilai Al-Qur’an dengan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kolaborasi.

Perubahan dari SIQTAFEST menjadi IIQTAFEST, kemudian berkembang menjadi AQUFEST, menunjukkan bahwa festival Al-Qur’an HMPIAT mengalami proses yang dinamis. Setiap perubahan identitas lahir dari kondisi dan kebutuhan pada masanya.

Jika SIQTAFEST menjadi titik awal perjalanan festival, IIQTAFEST hadir sebagai bentuk penyesuaian terhadap perubahan status kelembagaan. Sementara AQUFEST menjadi langkah berikutnya untuk membangun identitas festival yang lebih kuat dan memiliki arah pengembangan jangka panjang.

Penyelenggaraan AQUFEST 2026 menjadi salah satu babak baru dalam perjalanan tersebut. Festival ini tidak hanya menghadirkan kompetisi Al-Qur’an, tetapi juga mengembangkan rangkaian kegiatan yang mencakup workshop, literasi, talkshow, serta berbagai agenda pendukung lainnya.

Melalui konsep tersebut, AQUFEST berupaya memperluas ruang pengembangan generasi muda. Al-Qur’an tidak hanya ditempatkan sebagai materi yang dilombakan, tetapi juga sebagai sumber nilai yang dapat menginspirasi lahirnya generasi yang memiliki kemampuan literasi, kreativitas, komunikasi, dan daya saing.

Pada akhirnya, sejarah AQUFEST merupakan cerita tentang sebuah kegiatan yang terus tumbuh melalui proses evaluasi dan pembaruan. Dari SIQTAFEST, bertransformasi menjadi IIQTAFEST, hingga kemudian hadir sebagai AQUFEST, setiap fase menjadi bagian dari perjalanan untuk membangun festival Al-Qur’an yang lebih relevan, profesional, kolaboratif, dan berkelanjutan.

AQUFEST bukan sekadar perubahan nama, melainkan kelanjutan dari sebuah perjalanan yang terus dikembangkan untuk menghadirkan ruang bagi Al-Qur’an, ilmu pengetahuan, kreativitas, dan kolaborasi bagi generasi muda dan masyarakat.

Redaksi

  • Related Posts

    Perusahaan Diduga Bayar Upah di Bawah UMK, KSPSI Banten Bawa Temuan ke Dialog RUU Ketenagakerjaan

    BEKASI | SUARAGEMPUR.COM — Dugaan masih adanya perusahaan yang membayar pekerja di bawah Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) mencuat dalam Dialog Sosial bertajuk “Mengawal RUU Perlindungan Ketenagakerjaan yang Adil Bagi Semua”…

    AQUFEST 2026 Resmi Ditutup, Literasi dan Kreativitas Jadi Sorotan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Rangkaian Asy-Syukriyyah Qur’anic Festival (AQUFEST) 2026 resmi berakhir pada Minggu (27/9/2026) di Institut Asy-Syukriyyah, Tangerang. Hari terakhir kegiatan diisi dengan Talkshow & Exclusive Preview, pembagian penghargaan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Perusahaan Diduga Bayar Upah di Bawah UMK, KSPSI Banten Bawa Temuan ke Dialog RUU Ketenagakerjaan

    Perusahaan Diduga Bayar Upah di Bawah UMK, KSPSI Banten Bawa Temuan ke Dialog RUU Ketenagakerjaan

    AQUFEST 2026 Resmi Ditutup, Literasi dan Kreativitas Jadi Sorotan

    AQUFEST 2026 Resmi Ditutup, Literasi dan Kreativitas Jadi Sorotan

    Dari SIQTAFEST hingga AQUFEST, Perjalanan Festival Al-Qur’an HMPIAT Terus Berkembang

    Dari SIQTAFEST hingga AQUFEST, Perjalanan Festival Al-Qur’an HMPIAT Terus Berkembang

    AQUFEST 2026 Sukses, Perkuat Literasi dan Potensi Generasi Qur’ani

    AQUFEST 2026 Sukses, Perkuat Literasi dan Potensi Generasi Qur’ani

    Hari Kedua AQUFEST 2026, 40 Peserta dari Jakarta dan Banten Unjuk Hafalan Al-Qur’an

    Hari Kedua AQUFEST 2026, 40 Peserta dari Jakarta dan Banten Unjuk Hafalan Al-Qur’an

    Pemerintah Kecamatan Kemiri Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    Pemerintah Kecamatan Kemiri Gelar Upacara Hari Kesaktian Pancasila

    NO COPY