TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Rangkaian Asy-Syukriyyah Qur’anic Festival (AQUFEST) 2026 resmi berakhir pada Minggu (27/9/2026) di Institut Asy-Syukriyyah, Tangerang. Hari terakhir kegiatan diisi dengan Talkshow & Exclusive Preview, pembagian penghargaan bagi para pemenang, serta penutupan resmi rangkaian AQUFEST 2026, Kamis (1/10/2026).
Dalam sambutan pada rangkaian penutupan, Arief Wibowo S.T., M.M. Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, menyambut baik pelaksanaan AQUFEST. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki keterkaitan dengan upaya meningkatkan literasi masyarakat, terlebih dengan hadirnya penulis Dr. H. Habiburrahman El Shirazy, Lc., M.A. atau Kang Abik sebagai narasumber.
“Saya menyambut baik kegiatan seperti ini. Kalau yang saya baca, salah satu muatan utama kegiatannya adalah dalam rangka meningkatkan literasi kita semua. Karena yang diundang adalah Kak Abik ya, terkenal sebagai penulis dengan buku-bukunya.”
Arief juga menyampaikan dukungannya terhadap keberlanjutan hubungan dengan Institut Asy-Syukriyyah.
“Sukses selalu untuk Institut Asy-Syukriyyah, dan insyaallah saya siap berkolaborasi ke depannya dengan Institut Asy-Syukriyyah sebagai bagian dari aset Kota Tangerang.”
Talkshow kemudian menghadirkan Kang Abik sebagai narasumber. Dalam sesi tersebut, pembahasan tidak hanya berkaitan dengan kepenulisan, tetapi juga perkembangan teknologi dan penggunaan Artificial Intelligence (AI) dalam proses berkarya.
Kang Abik mengingatkan agar teknologi digunakan sebagai alat bantu dan tidak menggantikan kemampuan berpikir manusia.
“AI itu hanya sebagai alat untuk mempercepat, jangan sampai kita menyerahkan sepenuhnya otak kita kepada AI, jika hal itu terjadi, maka kita akan jadi manusia yang paling bodoh di muka bumi ini.”
Ia juga menekankan pentingnya mematangkan ide sebelum dituangkan menjadi sebuah karya.
“Dalam penulisan sebuah karya, baik novel maupun karya ilmiah sekalipun, ide pertama adalah bagian yang sangat penting, dan harus dimatangkan, karena ide pertama itu menjadi titik keberhasilan dalam penulisan tersebut.”
Dekan Fakultas Ushuluddin Institut Asy-Syukriyyah, Dr. M. Tamsil Mu’in, Lc., M.Pd.I., turut menyoroti pentingnya budaya literasi dalam sambutannya. Ia mengajak peserta tidak berhenti pada aktivitas membaca, tetapi juga menghasilkan karya.
“Kita tidak cukup hanya membaca, tapi harus menulis. Tidak cukup kita hanya memiliki ilmu, tapi harus meninggalkan karya kita. sehingga karya itu kita tinggalkan ketika kita muda. Kita masih mendapatkan pahala jariyah.”
Menurutnya, kehadiran Kang Abik dalam AQUFEST menjadi momentum untuk mendorong peserta mengenal proses menulis dan menghasilkan karya berdasarkan pengalaman serta pengetahuan.
Ketua Umum HMPIAT Arya Imam Sofyan menyampaikan bahwa AQUFEST 2026 mendapat partisipasi dari berbagai peserta selama tiga hari pelaksanaan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa secara keseluruhan kegiatan menampung sekitar ±300 peserta selama tiga hari.
Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak untuk pengembangan kegiatan ke depan.
Ketua Pelaksana AQUFEST 2026, Ihsan Dzulhaqqi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kemampuan generasi muda.
AQUFEST 2026 kemudian dilanjutkan dengan pembagian penghargaan kepada para pemenang dari berbagai cabang perlombaan sebagai bentuk apresiasi atas prestasi peserta selama mengikuti kompetisi.
Redaksi





