TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Asy-Syukriyyah Qur’anic Festival (AQUFEST) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (HMPIAT) Institut Asy-Syukriyyah berlangsung selama tiga hari, 25–27 September 2026. Rangkaian kegiatan menghadirkan berbagai kompetisi Al-Qur’an, workshop, hingga talkshow literasi dan kepenulisan, Kamis (1/10/2026).
Sejak hari pertama, AQUFEST diikuti peserta dari berbagai kalangan dan daerah. Cabang MTQ/Tilawah, Musabaqah Syarhil Qur’an (MSQ), dan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) menjadi bagian dari rangkaian perlombaan. Pada waktu yang sama, digelar pula Workshop Tata Kelola dan Manajemen Organisasi yang diikuti lebih dari 40 peserta.
Rangkaian kompetisi berlanjut pada hari kedua melalui Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) dan Tasmi’ Al-Qur’an. Sebanyak 40 peserta dari Jakarta dan Banten menunjukkan kemampuan hafalan serta kualitas bacaan Al-Qur’an.
Puncak kegiatan berlangsung pada Minggu (27/9) melalui talkshow bersama Dr. phil. H. Habiburrahman El Shirazy, Lc., M.A. (Kang Abik). Membahas proses kreatif di balik lahirnya Ayat-Ayat Cinta 3, Kang Abik juga menyoroti perkembangan teknologi dalam dunia kepenulisan.
“AI itu hanya sebagai alat untuk mempercepat, jangan sampai kita menyerahkan sepenuhnya otak kita kepada AI, jika hal itu terjadi, maka kita akan jadi manusia yang paling bodoh di muka bumi ini.”
Sementara itu, Dekan Fakultas Ushuluddin menekankan pentingnya membangun budaya literasi melalui karya. “Kita tidak cukup hanya membaca, tapi harus menulis. Tidak cukup kita hanya memiliki ilmu, tapi harus meninggalkan karya kita,” ujarnya.
Ketua Pelaksana AQUFEST 2026, Ihsan Dzulhaqqi, berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang pengembangan generasi muda. “Semoga kegiatan ini menjadi ajang pengembangan kompetensi, kreativitas, literasi, komunikasi, serta kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an melalui berbagai rangkaian kegiatan.”
Ketua Umum HMPIAT, Arya Imam Sofyan, menyampaikan bahwa AQUFEST menjadi langkah awal untuk mengembangkan kegiatan serupa pada tahun-tahun mendatang. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan pelaku UMKM.
Rangkaian AQUFEST 2026 kemudian ditutup dengan pembagian penghargaan kepada para peserta dan penutupan kegiatan. Selama tiga hari, AQUFEST menjadi ruang pertemuan antara semangat berkompetisi, kecintaan terhadap Al-Qur’an, literasi, kreativitas, dan pengembangan potensi generasi muda.
Redaksi





