Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang Jadi Sorotan, Habiskan Hampir Rp300 Juta Hanya untuk Speed Trap

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG – Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang kembali menjadi sorotan tajam publik. Dalam dokumen resmi pengadaan tahun anggaran 2025, tercatat anggaran fantastis senilai Rp288.910.800 hanya untuk pengadaan dan pemasangan pita penggaduh atau speed trap di dua kecamatan, yakni Gunung Kaler dan Sukamulya. Senin (16/06/25 )

Pengadaan dengan kode RUP 59209828 ini dikategorikan sebagai pekerjaan konstruksi dan dilakukan melalui metode e-purchasing. Masing-masing kecamatan mendapatkan alokasi sebesar Rp144.455.400. Padahal, proyek ini hanya mencakup pemasangan pita penggaduh atau Speed Trap , sebuah fasilitas jalan sederhana yang secara teknis tidak memerlukan teknologi canggih apalagi biaya tinggi.

Kebijakan ini memicu gelombang kritik dari masyarakat. Banyak yang menilai penggunaan anggaran tersebut sangat tidak masuk akal, terlebih di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya pulih.

“Speed Trap itu seharusnya proyek kecil yang bisa dikerjakan dengan anggaran minim, bukan ratusan juta rupiah,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Warga mempertanyakan urgensi serta manfaat proyek tersebut dibandingkan infrastruktur lain yang lebih dibutuhkan dan langsung dirasakan masyarakat luas.

Untuk mendapatkan klarifikasi dan informasi lebih lanjut, tim media Suara Gempur mencoba melakukan konfirmasi langsung ke Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang. Namun, saat tim mendatangi kantor Dishub, Kepala Dinas disebut sedang berada di luar kantor. Pihak Dishub kemudian mengarahkan tim menuju bagian Sarana dan Prasarana (Sarpras) untuk menemui Suryadi, selaku pejabat terkait.

Namun sayangnya, ketika tim Suara Gempur tiba di ruang Sarpras, Suryadi juga tidak berada di tempat. Staf yang berjaga menyarankan agar tim kembali keesokan harinya.

Hingga berita ini ditayangkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang mengenai rincian teknis dan pembenaran atas besarnya anggaran yang digelontorkan untuk proyek sederhana ini.

Red. Suaragempur.com

  • EKO

    Related Posts

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menindaklanjuti pengaduan masyarakat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) terkait dugaan kolusi, korupsi dan nepotisme…

    Usai Kecelakaan Kerja dan Dua Kali Operasi Mata, Jaya Somasi PT Proteksindo Aman Sejahtera

    SERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial antara Jaya dengan PT Proteksindo Aman Sejahtera (PT PAS) memasuki tahap somasi. Melalui kuasa hukumnya dari Law Firm ER & Partners, Jaya melayangkan…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    Usai Kecelakaan Kerja dan Dua Kali Operasi Mata, Jaya Somasi PT Proteksindo Aman Sejahtera

    Usai Kecelakaan Kerja dan Dua Kali Operasi Mata, Jaya Somasi PT Proteksindo Aman Sejahtera

    Belum Ada Kejelasan, DPC KSPSI Tangerang Kembali Desak Pemeriksaan Dugaan Upah di Bawah UMK PT Panpan Lucky Indonesia

    • By EKO
    • September 29, 2026
    • 10 views
    Belum Ada Kejelasan, DPC KSPSI Tangerang Kembali Desak Pemeriksaan Dugaan Upah di Bawah UMK PT Panpan Lucky Indonesia

    Hasil Survei Sementara DPC KSPSI (MJH): 22 Perusahaan Disorot Terkait Upah dan Hak Pekerja

    • By EKO
    • September 29, 2026
    • 7 views
    Hasil Survei Sementara DPC KSPSI (MJH): 22 Perusahaan Disorot Terkait Upah dan Hak Pekerja

    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    • By EKO
    • September 28, 2026
    • 10 views
    Diduga Upah di Bawah UMK hingga Jaminan Kecelakaan Kerja Dipersoalkan, KSPSI Soroti Pekerja Outsourcing di PT Global Printpack Indonesia

    NO COPY