SUARAGEMPUR.COM| SERANG, BANTEN – Suasana khidmat di Pondok Pesantren Al Rahmah, Kota Serang, berubah menjadi penuh semangat saat ratusan santri mengikuti seminar motivasi bertajuk “Keterbatasan Bukan Penghalang untuk Meraih Cita-Cita” pada minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menghadirkan akademisi sekaligus praktisi manajemen, Melani Dwi Agustini, sebagai pembicara utama.
Bertempat di kompleks pesantren di Jl. Raya Ciruas–Petir Km.06, Walantaka, kegiatan ini bertujuan membangun mental tangguh para santri dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Dalam penyampaiannya, Melani menekankan bahwa keterbatasan bukanlah hambatan akhir, melainkan peluang untuk bertumbuh. Ia mengajak para santri untuk mengubah cara pandang terhadap kondisi yang dihadapi.
“Keterbatasan, baik fisik, ekonomi, maupun lingkungan, bukan tembok penghalang. Justru itu adalah pijakan menuju kesuksesan jika diiringi tekad dan konsistensi,” ungkapnya.
Sebagai seorang yang tengah menempuh pendidikan doktoral di bidang Manajemen dan Bisnis, Melani juga menekankan pentingnya integrasi antara ilmu agama dan keterampilan manajerial modern. Menurutnya, santri memiliki keunggulan moral yang dapat menjadi fondasi kuat dalam meraih kesuksesan di berbagai bidang.
Pihak Pondok Pesantren Al Rahmah menyambut baik kegiatan tersebut. Seminar dinilai memberikan nilai tambah dalam pengembangan soft skills santri, khususnya dalam membangun kepercayaan diri dan kemampuan adaptasi.
Diskusi berlangsung interaktif. Para santri aktif mengajukan pertanyaan, mulai dari manajemen waktu hingga strategi menjaga konsistensi dalam mengejar cita-cita. Hal ini menunjukkan tingginya minat generasi muda pesantren terhadap pengembangan diri di era modern.
Dikenal aktif dalam berbagai forum edukasi, Melani terus mendorong generasi muda untuk tidak berhenti belajar. Ia menegaskan bahwa pendidikan berkelanjutan merupakan kunci utama dalam menghadapi persaingan global.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya unggul dalam aspek keagamaan, tetapi juga siap berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional dengan bekal mental, intelektual, dan keterampilan yang seimbang, (Red).
