KABUPATEN TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Kabel jaringan internet atau Wi-Fi yang semrawut di Kampung Talaga RT 03/RW 02, Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dikeluhkan warga. Kondisi kabel yang menggantung dan menjuntai dinilai berpotensi membahayakan pengguna jalan, Jum’at (9/10/2026).
Warga setempat, Suhendra alias Ojos, mengatakan pernah terjadi kecelakaan kendaraan roda dua di lingkungan tersebut. Meski demikian, hubungan antara kecelakaan itu dan kondisi kabel masih perlu dikonfirmasi.
“Kami tidak mempermasalahkan perusahaan internet mencari pelanggan. Tetapi jangan sampai pemasangan kabel mengabaikan keselamatan warga,” ujar Suhendra.
Dia meminta perusahaan penyedia layanan internet atau provider yang memiliki jaringan di lokasi segera melakukan pemeriksaan dan penataan kabel.
Suhendra menyebut warga memberikan waktu satu minggu kepada provider untuk menindaklanjuti keluhan tersebut. Jika tidak ada tindakan, warga berencana berkoordinasi dengan pengurus RT/RW, Pemerintah Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, dan instansi berwenang.
Menurutnya, penataan perlu mencakup kabel yang menggantung terlalu rendah, kabel tidak aktif, serta jaringan yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat.
“Kami meminta tindakan nyata, bukan sekadar janji. Keselamatan warga tidak boleh dianggap sepele,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui perusahaan yang memiliki jaringan kabel di lokasi tersebut. Belum ada keterangan resmi dari provider terkait mengenai rencana penataan kabel.
Redaksi membuka ruang konfirmasi dan hak jawab bagi perusahaan penyedia layanan internet maupun pihak pemerintah setempat.
Catatan: Informasi mengenai kecelakaan bersumber dari keterangan warga. Penyebab dan kaitannya dengan kondisi kabel masih perlu diverifikasi.
Redaksi





