KABUPATEN TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Pemerintah Desa Karang Anyar mengapresiasi dukungan Dinas Bina Marga dan PT PLTU 3 Banten Lontar dalam pelaksanaan normalisasi Saluran Pembuang Muara 1 sepanjang kurang lebih 2.000 meter. Kegiatan tersebut mulai dilaksanakan pada Minggu (18/10/2026) sebagai upaya memulihkan fungsi saluran yang selama ini mengalami pendangkalan dan sedimentasi.
Kepala Desa Karang Anyar, Suhendri, mengatakan normalisasi tersebut diharapkan dapat memperlancar aliran air dari area pertambakan masyarakat menuju muara, sehingga aktivitas para petani tambak tidak lagi terkendala akibat kondisi saluran yang dangkal.
Menurutnya, Saluran Pembuang Muara 1 telah cukup lama tidak mendapatkan normalisasi. Tingginya sedimentasi menyebabkan saluran mengalami pendangkalan hingga menghambat aliran air dari tambak milik warga di sekitar lokasi.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Desa Karang Anyar berinisiatif mendorong pelaksanaan normalisasi dengan menjalin kerja sama bersama Dinas Bina Marga dan PT PLTU 3 Banten Lontar.
Dalam pelaksanaannya, alat berat jenis amfibi dikerahkan untuk mendukung proses pengerukan. Penggunaan alat tersebut diperlukan mengingat kondisi medan yang berlumpur dan berair, serta panjang saluran yang mencapai sekitar 2.000 meter.
“Saya atas nama Pemerintah Desa dan masyarakat Karang Anyar mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak terkait, khususnya Dinas Bina Marga dan PT PLTU 3 Banten Lontar, yang telah membantu masyarakat dalam pelaksanaan normalisasi Saluran Pembuang Muara 1 ini,” ujar Suhendri, Minggu (18/10/2026).
Meski demikian, Suhendri mengakui pelaksanaan normalisasi tersebut belum maksimal karena beratnya kondisi medan dan panjangnya saluran yang harus ditangani. Oleh sebab itu, ia berharap dukungan lanjutan dari pemerintah daerah agar pekerjaan dapat diselesaikan secara optimal.
“Walaupun belum maksimal karena medan yang berat dan panjang saluran mencapai sekitar 2.000 meter, saya berharap pihak terkait, khususnya Bapak Bupati, dapat membantu kelanjutan kegiatan ini agar bisa selesai dan memberikan manfaat bagi para petani tambak di sekitar Muara 1,” tambahnya.
Pemerintah Desa Karang Anyar berharap normalisasi tersebut dapat meningkatkan kelancaran sirkulasi air dari tambak menuju muara, mengurangi risiko genangan dan banjir saat musim hujan, serta mendukung peningkatan produktivitas usaha pertambakan masyarakat.
Dukungan berkelanjutan dari pemerintah daerah dan pihak terkait dinilai penting agar normalisasi tidak hanya berjalan sebagian, tetapi dapat diselesaikan secara menyeluruh sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat, khususnya para petani tambak di Desa Karang Anyar.
Reporter: Roy





