BOGOR|SUARAGEMPUR.COM — Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (9/8/2026), berubah menjadi titik berkumpulnya keluarga besar BPPKB dalam momentum istimewa Hari Lahir (Harlah) ke-28. Bogor/10/08/26
Bukan sekadar perayaan ulang tahun organisasi, Harlah kali ini menjadi ajang memperkuat silaturahmi, kekompakan, kepedulian sosial, sekaligus menjaga budaya lokal.
Peringatan tersebut dihadiri langsung Ketua Umum BPPKB Noer Indra Djaja, S.H., Sekretaris Jenderal DPP BPPKB H. TB. Endoh Sugriwa, serta jajaran pengurus dan anggota BPPKB dari berbagai wilayah.
Di tengah meriahnya perhelatan, DPAC BPPKB Kecamatan Ciruas turut mengambil bagian. Rombongan yang dipimpin Ketua DPAC Ciruas, Bram, hadir bersama jajaran pengurus dan anggota sebagai bentuk dukungan sekaligus bagian dari kebersamaan keluarga besar BPPKB.
Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam Harlah ke-28 adalah penampilan seni budaya debus.
Kesenian tradisional yang lekat dengan identitas budaya Banten tersebut menjadi suguhan menarik bagi para peserta. Antusiasme tampak ketika pertunjukan berlangsung dan menjadi salah satu bagian yang membuat suasana Harlah semakin semarak.
Kehadiran debus juga memberikan warna tersendiri. Di tengah kegiatan organisasi yang berlangsung meriah, budaya lokal tetap mendapat ruang untuk ditampilkan dan diapresiasi.
Usai pertunjukan seni budaya, kemeriahan berlanjut dengan hiburan musik dangdut. Para pengurus dan anggota BPPKB dari berbagai daerah tampak berbaur dalam suasana penuh keakraban.
Di balik kemeriahan panggung dan hiburan, Harlah BPPKB ke-28 juga membawa pesan sosial.
Santunan kepada anak yatim menjadi salah satu rangkaian kegiatan yang memberikan makna lebih dalam terhadap peringatan hari lahir organisasi tersebut.
Kegiatan sosial itu menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah organisasi tidak hanya diukur dari usia dan besarnya kegiatan, tetapi juga dari seberapa jauh keberadaannya mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangat berbagi tersebut sekaligus menjadi bagian penting dari Harlah BPPKB ke-28, sehingga perayaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan dan kepedulian sosial.
Ketua DPAC BPPKB Ciruas, Bram, bersama jajaran pengurus dan anggota mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias.
Bagi DPAC Ciruas, kehadiran dalam Harlah ke-28 bukan sekadar menghadiri undangan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat tali silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat kekompakan antarsesama keluarga besar BPPKB.
Suasana kekeluargaan pun terasa sepanjang acara. Pengurus dan anggota dari berbagai wilayah saling berbaur, menikmati hiburan, menyaksikan pertunjukan debus, sekaligus mengikuti kegiatan sosial santunan anak yatim.
Memasuki usia ke-28 tahun, Harlah BPPKB diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga momentum untuk melakukan refleksi dan memperkuat langkah organisasi ke depan.
Semangat persaudaraan, kekompakan, kepedulian sosial, serta penghargaan terhadap budaya lokal menjadi warna yang mewarnai peringatan tahun ini.
Kehadiran DPAC BPPKB Ciruas bersama jajaran dari berbagai wilayah juga memperlihatkan bahwa kebersamaan menjadi salah satu kekuatan penting dalam perjalanan BPPKB.
Dengan semangat Harlah ke-28, keluarga besar BPPKB diharapkan semakin solid, semakin kompak, dan terus menghadirkan kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
28 Tahun Bersama, 28 Tahun Menjaga Persaudaraan. Semoga BPPKB semakin solid, semakin maju, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Editor : Bani Latif





