Babinsa Dampingi Kegiatan Pompanisasi Untuk Dukung Ketahanan Pangan di Kecamatan Sukamulya

Kabupaten Tangerang | suaragempur.com – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan di wilayah teritorial Koramil 05/Balaraja, Sertu Gunadi, Babinsa Desa Kubang Kecamatan Sukamulya, aktif melakukan pendampingan kepada Kelompok Tani (Poktan) *Bunga Mawar Mekar* yang dipimpin oleh Bapak Hartono. Kegiatan tersebut berlangsung di Kp. Bojong Manuk RT 003/04, Desa Kubang, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Minggu (12/01/2025).

Pompanisasi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) di wilayah tersebut. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan, khususnya di Kecamatan Sukamulya.

Sertu Gunadi bersama petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Sukamulya turut serta mendampingi pelaksanaan pompanisasi di area persawahan Poktan Bunga Mawar Mekar. Pendampingan ini diharapkan mampu memastikan ketersediaan air yang memadai, sehingga mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan hasil panen yang maksimal.

Danramil 05/Balaraja, Kapten Infanteri Ali Maskuri, S.E., M.H., menegaskan pentingnya kegiatan pendampingan pompanisasi. Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

“Program pompanisasi ini adalah salah satu solusi pemerintah untuk mengatasi kekeringan yang sering melanda wilayah pertanian. Dengan ketersediaan air yang cukup, diharapkan tanaman dapat tumbuh dengan baik dan memberikan hasil panen yang maksimal,” ujar Kapten Infanteri Ali Maskuri.

Lebih lanjut, Danramil menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian terus berkolaborasi dengan TNI AD untuk terjun langsung ke lapangan. “TNI AD dilibatkan dalam seluruh tahapan proses pertanian, mulai dari penyiapan lahan, pembibitan, penanaman, perawatan, hingga pengairan melalui pompanisasi, dan saat panen tiba. Hal ini bertujuan untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan sukses,” tutup Danramil 05/Balaraja, Kapten Infanteri Ali Maskuri, S.E.,M.H.

Melalui kolaborasi yang erat antara Babinsa, PPL, dan para petani, diharapkan wilayah Kecamatan Sukamulya dapat menjadi salah satu contoh keberhasilan pelaksanaan program ketahanan pangan yang berkelanjutan. (Red)

 

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY