Antisipasi Kemacetan di Bulan Ramadan, Kapolres Metro Tangerang Kota Gelar Patroli Bersama Tim Urai Kemacetan

Tangerang | SUARAGEMPUR.COM – Dalam upaya menjaga kelancaran arus lalu lintas di bulan suci Ramadan, Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, didampingi Waka Polres, AKBP Eko Bagus Riyadi, serta sejumlah pejabat utama, turun langsung ke lapangan untuk melakukan patroli bersama tim urai kemacetan. Patroli ini menyasar sejumlah titik rawan kemacetan pada Jumat (7/3/2025) sore WIB.

Dengan mengendarai motor patroli, rombongan bergerak dari Mapolres Metro Tangerang Kota, melintasi ruas jalan protokol seperti Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Sudirman, Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Jalan TMP Taruna, hingga Jalan Daan Mogot.

Menurut Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, kondisi lalu lintas sepanjang rute patroli terpantau aman dan lancar, tanpa gangguan signifikan yang berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Patroli ini kami fokuskan pada titik-titik rawan kepadatan di sore hari, terutama saat jam pulang kerja dan menjelang berbuka puasa Ramadan 1446 Hijriah,” ujar Zain kepada wartawan.

Ia juga menambahkan bahwa hingga hari ketujuh Ramadan, situasi di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota masih dalam keadaan aman dan kondusif. Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi potensi gangguan keamanan, seperti aksi tawuran remaja yang berhasil dicegah melalui patroli intensif oleh Tim Perintis Presisi serta pengawasan pos pantau di jajaran Polsek.

“Kami terus mengedukasi masyarakat melalui media sosial dan media massa agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Kapolres mengimbau masyarakat untuk menghindari kegiatan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, seperti Sahur on The Road (SOTR), yang dapat memicu gesekan antar kelompok. Selain itu, ia juga mengingatkan warga untuk memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan untuk menjalankan ibadah tarawih.

“Pastikan rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan. Matikan peralatan elektronik, kompor gas, kunci pintu dengan baik, dan titipkan kepada tetangga sekitar,” tutupnya.

(Red)

 

  • Related Posts

    Dua Sipil Ditahan, Nasib Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Perampasan Motor Masih Dipertanyakan

    LABUHAN MERINGGAI | SUARAGEMPUR.COM – Perkembangan penyelidikan kasus dugaan perampasan sepeda motor dan penganiayaan terhadap Agus Candra Jaya mulai menemui titik terang. Dua orang terduga pelaku yang diketahui berstatus sipil…

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Dua Sipil Ditahan, Nasib Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Perampasan Motor Masih Dipertanyakan

    Dua Sipil Ditahan, Nasib Oknum Polisi yang Diduga Terlibat Perampasan Motor Masih Dipertanyakan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    NO COPY