Krisis Kepengurusan, Karang Taruna Walantaka Tetap Bergerak Galang Dana Korban Bencana

SUARAGEMPUR.COM| SERANG – Karang Taruna Kecamatan Walantaka menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan bagi korban bencana alam di wilayah Sumatera dan Aceh. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu (14/12/2025) di halaman Kantor Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Senin (15/12/2025).

Aksi solidaritas ini dilakukan di tengah kondisi krisis kepemimpinan Karang Taruna Kecamatan Walantaka. Kepengurusan harian disebut telah berakhir masa jabatannya sejak Agustus 2025, namun hingga kini belum ada penunjukan kepengurusan baru.

Muslim Ali Fikri, yang merupakan ketua bidang pada kepengurusan sebelumnya, menilai Karang Taruna Kota Serang belum mengambil langkah konkret untuk menyikapi kekosongan tersebut.

“Kami menuntut agar segera ditunjuk caretaker kepengurusan. Ini penting sebagai langkah awal pembentukan pengurus baru dan penataan organisasi,” kata Muslim.

Hal senada disampaikan M. Ilham, anggota Karang Taruna Kecamatan Walantaka. Ia menyayangkan sikap Karang Taruna tingkat kota yang dinilai kurang proaktif dalam menghadapi situasi tersebut.

“SK kepengurusan sebelumnya sudah tidak aktif dan seharusnya segera dibentuk kepanitiaan caretaker. Namun hingga kini belum ada kepastian,” ujarnya.

Ilham menambahkan, di tengah kekosongan kepengurusan tersebut, Karang Taruna Kecamatan Walantaka terpaksa mengambil inisiatif sendiri untuk menggelar open donasi sebagai bentuk kepedulian sosial.

“Kegiatan ini murni karena rasa solidaritas terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tambahnya.

Sementara itu, Fahmi selaku Koordinator Lapangan kegiatan open donasi menyebut aksi tersebut melibatkan pemuda, pelajar, serta organisasi kepemudaan (OKP) se-Kecamatan Walantaka.

“Saya berkoordinasi dengan Bung Mahdodi selaku Sekretaris Karang Taruna periode sebelumnya dan mendapatkan izin untuk melaksanakan kegiatan ini. Kami bergerak bersama untuk menggalang bantuan kemanusiaan,” kata Fahmi.

Ia berharap krisis kepemimpinan Karang Taruna di tingkat kecamatan dapat segera diselesaikan agar roda organisasi kembali berjalan normal dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Kami berharap pengurus Karang Taruna Kota Serang segera mengambil langkah cepat. Kepengurusan di tingkat kecamatan harus berfungsi dengan baik agar dapat membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat seperti ini,” pungkasnya.

Reporter : Bani latif

Related Posts

Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

SUARAGEMPUR.COM| SERANG – Penanganan kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Raden Adison menuai sorotan tajam. Hingga lebih dari tiga bulan sejak laporan resmi diterima, proses hukum dinilai berjalan di tempat tanpa…

LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

SUARAGEMPUR.COM| SERANG – LSM Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPD Provinsi Banten menyayangkan sikap Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Banten yang dinilai belum memberikan kejelasan terkait status, pengamanan,…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda Melewatkan

Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

Kasus Dugaan Penganiayaan Raden Adison Dinilai Mandek, Pelapor Desak Kepastian Hukum

Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

Pancasila: Seni Menjaga Rasa dan Etika dalam Keberagaman

LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

LSM TRINUSA Desak Kejelasan Aset Situ Ranca Gede, Ancam Gelar Aksi Massa

Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

Pentingnya pendidikan pancasila di era modern

Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

Dokumen Penyerahan Jenazah Diduga Janggal, Tanggal Tercatat Sebelum Peristiwa

Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

Kompas Moral Bangsa di Tengah Arus Perubahan Zaman

NO COPY