Respons Cepat Dampak Luapan Citarum, Plt. Bupati Bekasi dan Ketum LSM TRINUSA Tinjau Titik Kritis di Muaragembong

SUARAGEMPUR.COM| BEKASI – Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, melakukan peninjauan langsung ke lokasi tanggul jebol di Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muaragembong, pada Rabu (21/1). Kehadiran pimpinan daerah ini dilakukan bersama Ketua Umum LSM TRINUSA, H. Rahmat Gunasin (Boksu), sebagai bentuk sinergi dalam merespons situasi darurat akibat meningkatnya debit Sungai Citarum pasca curah hujan tinggi yang merendam permukiman warga.

Peninjauan ini bertujuan untuk memetakan kerusakan secara akurat sekaligus memastikan langkah penanganan darurat berjalan efektif di lapangan.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum LSM TRINUSA, H. Rahmat Gunasin atau yang akrab disapa Boksu, menekankan urgensi tindakan cepat dari pemerintah daerah. Ia menyoroti adanya empat titik tanggul kritis di wilayah Muaragembong yang memerlukan penguatan segera.

“Pemkab Bekasi harus menempatkan keselamatan masyarakat Muaragembong sebagai prioritas utama saat ini.

Empat titik tanggul kritis ini adalah ‘bom waktu’ yang harus segera diperkuat agar luapan air tidak semakin meluas dan memperparah penderitaan warga,” tegas Boksu di sela-sela peninjauan.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan bahwa Pemkab Bekasi tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga mendorong solusi yang bersifat permanen dan berkelanjutan.

“Kami memahami kekhawatiran masyarakat. Selain penanganan darurat, kami secara instruktif mendorong Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk segera merealisasikan pembangunan tanggul beton di titik-titik rawan sepanjang aliran Sungai Citarum,” ujar Asep Surya Atmaja.

Beliau juga memastikan bahwa pemerintah daerah akan terus hadir mendampingi masyarakat terdampak hingga situasi benar-benar pulih.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen untuk terus mengawal proses ini dan memastikan bantuan serta proteksi wilayah berjalan maksimal sampai kondisi kembali aman dan stabil,” pungkasnya, (Red).

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY