Ironis, Sampah Tak Diangkut Hampir Sebulan, Warga Vila Balaraja Nilai Pemerintah Gagal Tangani Kebersihan

SUARAGEMPUR.COM|TANGERANG– Penumpukan sampah rumah tangga selama hampir satu bulan terakhir memicu kekecewaan warga Vila Balaraja, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang. Sampah yang tidak diangkut oleh UPT Dinas Kebersihan Wilayah Balaraja membuat warga terpaksa bergotong royong membersihkan lingkungan mereka sendiri, Minggu (1/2/2026).

Ketua RT 12 RW 05 Vila Balaraja, Mohamda Romli, S.Pd, bersama warga turun langsung membersihkan tumpukan sampah yang menimbulkan bau tak sedap dan mengancam kesehatan lingkungan. Ia menyebut, sudah hampir satu bulan sampah di wilayahnya tidak diangkut oleh petugas kebersihan.

“Kondisinya sudah sangat mengganggu. Sampah menumpuk, bau menyengat, dan rawan penyakit. Karena tidak ada pengangkutan, warga akhirnya berinisiatif membersihkan sendiri,” ujar Romli, pada sabtu (31/1/2026).

Kekecewaan juga disampaikan warga lainnya, Ansori, yang menilai pelayanan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tangerang di bidang kebersihan terkesan abai terhadap kondisi lingkungan permukiman.

“Apa gunanya pembangunan yang menghabiskan anggaran APBD besar-besaran kalau lingkungan dibiarkan kotor dan sampah menumpuk di mana-mana,” kata Ansori.

Ia bahkan menyindir slogan “Kabupaten Tangerang Gemilang” yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi di lapangan. “Gemilang pembangunannya, tapi gemilang juga sampahnya berserakan,” ujarnya dengan nada kecewa.

Menurut warga, penumpukan sampah bukan hanya merusak pemandangan, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Tangerang segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja UPT Dinas Kebersihan Wilayah Balaraja.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak UPT Dinas Kebersihan Wilayah Balaraja terkait tidak terangkutnya sampah di kawasan tersebut.

Redaksi : suaragempur

Related Posts

Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda Melewatkan

Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

  • By Redaksi
  • Agustus 12, 2026
  • 7 views
Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

NO COPY