Anggaran Rp3 Miliar untuk SMPN 3 Kresek Disorot, Proyek Gedung dan Penataan Halaman Diduga Bermasalah

SUARAGEMPUR.COM| TANGERANG – Penggunaan anggaran pembangunan di SMPN 3 Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Tahun Anggaran 2025 menjadi sorotan publik. Dua paket pekerjaan konstruksi dengan total nilai mencapai sekitar Rp3 miliar diduga mengalami permasalahan kualitas. Salah satu proyek bahkan disebut telah mengalami kerusakan cukup parah meski belum genap satu tahun sejak selesai dikerjakan, Kamis (2/7/2026).

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi pada tahun 2026, proyek Penataan Halaman SMPN 3 Kresek diduga mengalami kerusakan yang cukup serius. Sejumlah bagian pagar depan sekolah dilaporkan telah roboh, sementara kondisi halaman tampak tidak terawat dan mengalami kerusakan di sejumlah titik.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Tangerang, proyek TRK SMPN 3 Kresek (Pembangunan Gedung Sekolah) merupakan paket pekerjaan konstruksi di bawah Satuan Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp2.000.000.000,00 dan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) sebesar Rp1.995.577.421,39. Paket pekerjaan tersebut dimenangkan oleh CV. Panen Intan Bersama, dengan penandatanganan kontrak dilaksanakan pada 25 Juli 2025.

Sementara itu, paket pekerjaan Penataan Halaman SMPN 3 Kresek juga berada di bawah Satuan Kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dengan nilai pagu anggaran sebesar Rp1.000.000.000,00. Berdasarkan data SPSE, proyek tersebut dimenangkan oleh CV. Benteng Tangerang untuk melaksanakan pekerjaan penataan halaman di lingkungan SMPN 3 Kresek pada Tahun Anggaran 2025.

Menurut informasi yang dihimpun dari warga sekitar, tidak lama setelah proyek selesai dikerjakan, tembok pembatas sekolah mulai mengalami retak-retak hingga terlihat miring. Bahkan, pada tahun 2026 pagar bagian depan sekolah dilaporkan telah roboh, sehingga memunculkan dugaan bahwa pekerjaan tidak dilaksanakan sesuai standar kualitas konstruksi.

Selain itu, pemasangan paving block di sejumlah titik terlihat amblas, renggang, dan terlepas. Di lokasi juga masih ditemukan tumpukan batu belah, material tanah, serta sisa-sisa bahan bangunan yang dinilai menunjukkan pekerjaan diduga tidak diselesaikan secara maksimal. Kondisi tanah penyangga di beberapa sisi halaman juga tampak mengalami penurunan yang berpotensi memengaruhi stabilitas konstruksi.

Besarnya nilai anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pekerjaan penataan halaman dinilai tidak sebanding dengan kondisi fisik bangunan yang kini terlihat mengalami kerusakan. Hal tersebut memunculkan pertanyaan masyarakat mengenai kualitas pelaksanaan pekerjaan maupun efektivitas pengawasan dari pihak terkait.

Masyarakat berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Inspektorat Kabupaten Tangerang, serta aparat pengawas lainnya segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kedua paket pekerjaan tersebut. Apabila ditemukan ketidaksesuaian spesifikasi teknis, kualitas pekerjaan yang tidak memenuhi kontrak, maupun potensi kerugian keuangan negara, masyarakat meminta agar dilakukan audit teknis serta penelusuran sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, CV. Benteng Tangerang, maupun CV. Panen Intan Bersama belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi proyek tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis: Bani Latif

Editor: Fachri

  • Related Posts

    Camat Kemiri dan Jajaran Takziah ke Rumah Duka Ibunda Kades Karang Anyar

    TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM — Camat Kemiri Rudi HK bersama Sekretaris Kecamatan Kemiri Soni melakukan kunjungan takziah ke kediaman almarhumah Ibu Sunaya, ibunda dari Kepala Desa Karang Anyar, Suhendri, Rabu (24/6/2026). Kunjungan…

    Pemerintah Kecamatan Kemiri Perkuat Peran Desa, Pembinaan LKD dan BPD Disambut Antusias Peserta

    TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Pemerintah Kecamatan Kemiri menggelar pembinaan bagi Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Aula Kecamatan Kemiri, Selasa (23/06/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas, pemahaman,…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Hutan dan Alam Sumut Terancam, M. Irwansyah Lubis Desak Gubernur Bentuk Satgas Terpadu dan Surati Presiden RI

    Hutan dan Alam Sumut Terancam, M. Irwansyah Lubis Desak Gubernur Bentuk Satgas Terpadu dan Surati Presiden RI

    Video Live Aktivitas PETI di Kotanopan Viral, Sejumlah Aktivis Desak Polda Sumut Usut Dugaan Aktor Intelektual Tambang Ilegal

    Video Live Aktivitas PETI di Kotanopan Viral, Sejumlah Aktivis Desak Polda Sumut Usut Dugaan Aktor Intelektual Tambang Ilegal

    Nyawa Tahanan Melayang di Hari Bhayangkara ke-80, Publik Pertanyakan Pengawasan Tahti Polresta Tangerang dan Surat Penolakan Autopsi

    Nyawa Tahanan Melayang di Hari Bhayangkara ke-80, Publik Pertanyakan Pengawasan Tahti Polresta Tangerang dan Surat Penolakan Autopsi

    Anggaran Rp3 Miliar untuk SMPN 3 Kresek Disorot, Proyek Gedung dan Penataan Halaman Diduga Bermasalah

    Anggaran Rp3 Miliar untuk SMPN 3 Kresek Disorot, Proyek Gedung dan Penataan Halaman Diduga Bermasalah

    Aliansi Rekanan Kontraktor Gelar Aksi di Sudin PRKP Jakarta Utara, Desak Kasudin Dicopot

    Aliansi Rekanan Kontraktor Gelar Aksi di Sudin PRKP Jakarta Utara, Desak Kasudin Dicopot

    105 Personel Polresta Tangerang Naik Pangkat, Kapolresta Minta Tingkatkan Kualitas Pelayanan

    105 Personel Polresta Tangerang Naik Pangkat, Kapolresta Minta Tingkatkan Kualitas Pelayanan

    NO COPY