Usai Upacara Kemerdekaan, Warga Pageragung Lanjutkan Tradisi Riungan di Makam Keramat Syeh Muhamad Sidik

SERANG, BANTEN|SUARAGEMPUR.COM — Semangat memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tidak berhenti setelah upacara pengibaran bendera. Di Kampung Sadik, Kelurahan Pageragung, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, masyarakat kembali menjaga tradisi tahunan yang sarat dengan nilai kebersamaan dan silaturahmi. Serang/17/08/2026

Usai melaksanakan upacara peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026), berbagai elemen masyarakat berkumpul untuk melaksanakan riungan bersama di makam keramat Syeh Muhamad Sidik.

Kegiatan tersebut telah menjadi rutinitas masyarakat setiap tahun. Bapak-bapak, ibu-ibu, pemuda-pemudi hingga anak-anak turut hadir dan melebur dalam suasana kekeluargaan.

Kegiatan semakin bermakna dengan hadirnya Ustadz Mansur yang turut memberikan sambutan kepada masyarakat. Dalam sambutannya, Ustadz Mansur mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga silaturahmi, kebersamaan, serta melestarikan tradisi positif yang telah berjalan dari tahun ke tahun.

“Momentum seperti ini hendaknya menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan. Jangan sampai tradisi kebersamaan yang sudah terbangun di masyarakat hilang karena perkembangan zaman,” pesan Ustadz Mansur dalam sambutannya.

Selain Ustadz Mansur, kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua Kepengurusan, TB Haerudin, bersama sejumlah tokoh masyarakat dan warga setempat.

Kehadiran para tokoh masyarakat tersebut semakin menambah khidmat dan semarak kegiatan. Mereka bersama-sama mengikuti rangkaian riungan dalam suasana sederhana, penuh keakraban dan kekeluargaan.

Bagi masyarakat Kampung Sadik, riungan bukan sekadar kegiatan makan bersama. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat rasa persaudaraan dan menjaga semangat gotong royong antarwarga.

Menariknya, keterlibatan anak-anak dan generasi muda juga menjadi bagian penting dari kegiatan tersebut. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi proses regenerasi agar nilai-nilai kebersamaan dan tradisi masyarakat tetap terjaga.

Di tengah perkembangan zaman, tradisi riungan selepas upacara kemerdekaan ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana: berkumpul, berbagi, berdoa, menjaga silaturahmi dan memperkuat persatuan.

Dari Kampung Sadik, semangat kemerdekaan pun tidak hanya terasa dalam upacara dan pengibaran Sang Merah Putih, tetapi juga dalam kebersamaan masyarakat yang terus dirawat dari generasi ke generasi.

Dirgahayu Republik Indonesia. Merdeka bukan hanya tentang mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga tentang menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat.

Editor : Bani Latif 

  • Related Posts

    Ombudsman Periksa Kepala BPN Bandar Lampung Terkait Laporan Sengketa Pelayanan Publik

    BANDAR LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia (RI) Provinsi Lampung mulai melakukan pemeriksaan terhadap Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Bandar Lampung, Ulin Nuha, S.SiT., M.M., terkait laporan dugaan…

    ER & Partner Minta Polsek Cisoka Segera Tindak Lanjuti Terlapor Kasus Penganiayaan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Managing Partner Law Firm ER & Partner, Rustam Effendi, S.H., M.H., meminta Polsek Cisoka, Polresta Tangerang, segera menindaklanjuti penanganan perkara dugaan penganiayaan yang saat ini masih dalam…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Ombudsman Periksa Kepala BPN Bandar Lampung Terkait Laporan Sengketa Pelayanan Publik

    Ombudsman Periksa Kepala BPN Bandar Lampung Terkait Laporan Sengketa Pelayanan Publik

    ER & Partner Minta Polsek Cisoka Segera Tindak Lanjuti Terlapor Kasus Penganiayaan

    ER & Partner Minta Polsek Cisoka Segera Tindak Lanjuti Terlapor Kasus Penganiayaan

    Perusahaan Diduga Bayar Upah di Bawah UMK, KSPSI Banten Bawa Temuan ke Dialog RUU Ketenagakerjaan

    Perusahaan Diduga Bayar Upah di Bawah UMK, KSPSI Banten Bawa Temuan ke Dialog RUU Ketenagakerjaan

    AQUFEST 2026 Resmi Ditutup, Literasi dan Kreativitas Jadi Sorotan

    AQUFEST 2026 Resmi Ditutup, Literasi dan Kreativitas Jadi Sorotan

    Dari SIQTAFEST hingga AQUFEST, Perjalanan Festival Al-Qur’an HMPIAT Terus Berkembang

    Dari SIQTAFEST hingga AQUFEST, Perjalanan Festival Al-Qur’an HMPIAT Terus Berkembang

    AQUFEST 2026 Sukses, Perkuat Literasi dan Potensi Generasi Qur’ani

    AQUFEST 2026 Sukses, Perkuat Literasi dan Potensi Generasi Qur’ani

    NO COPY