VIRAL! Pernyataan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Disorot, Keluarga Terduga Pelaku Minta Transparansi

SUARAGEMPUR.COM| LAMPUNG – Pernyataan Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Dennis Arya Putra, S.H., S.I.K., terkait tewasnya seorang terduga pelaku tindak pidana pencurian, menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat dan media sosial, Kamis(4/6/2026).

Menurut keterangan pihak keluarga, khususnya istri almarhum, suaminya diamankan oleh petugas pada Selasa, 3 Juni 2026 sekitar pukul 05.30 WIB di kediamannya. Ia menyebut bahwa saat itu suaminya dalam keadaan sehat, tidak melakukan perlawanan, menyerahkan diri, dan langsung diborgol oleh petugas.

Namun, dalam keterangan resmi yang disampaikan pada konferensi pers, pihak kepolisian menyatakan bahwa terduga pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata api sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

Perbedaan keterangan tersebut memunculkan berbagai pertanyaan dari pihak keluarga. Sang istri mengaku menemukan sejumlah kejanggalan pada jenazah suaminya, di antaranya terdapat luka lebam di bagian wajah, dugaan patah pada leher, tangan dan kaki, serta beberapa luka tembak.

“Kami hanya meminta keadilan dan transparansi. Kalau memang suami saya bersalah, silakan diproses sesuai hukum. Tetapi mengapa harus berakhir seperti ini? Suami saya tidak pernah menembak siapa pun,” ungkapnya dengan penuh haru.

Masyarakat juga turut memberikan perhatian terhadap peristiwa tersebut. Sejumlah tokoh masyarakat menyatakan tidak membenarkan tindakan yang diduga dilakukan oleh almarhum, namun mereka berharap seluruh proses penegakan hukum tetap berjalan sesuai prosedur dan menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Mereka meminta agar pihak kepolisian membuka secara transparan kronologi kejadian, termasuk hasil autopsi dan pemeriksaan internal apabila ditemukan dugaan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan penangkapan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih menunggu penjelasan resmi yang lebih rinci dari aparat penegak hukum. Masyarakat pun berharap adanya klarifikasi yang objektif agar tidak menimbulkan spekulasi maupun perbedaan persepsi di ruang publik.

Berita ini disusun berdasarkan keterangan yang disampaikan pihak keluarga dan informasi yang telah beredar di ruang publik. Seluruh pihak tetap menjunjung asas praduga tak bersalah dan memberikan ruang kepada aparat kepolisian untuk menyampaikan penjelasan resmi sesuai fakta dan hasil penyelidikan yang berlaku.

Reporter: Riski

Editor: Fachri

  • Related Posts

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    PESAWARAN, LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Polemik terkait pengelolaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2 terus bergulir, Selasa (29/9/2026). Batin Perwira Kusuma, selaku pihak yang mengklaim…

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    LAMPUNG | SUARAGEMPUR.COM — Kepolisian Daerah (Polda) Lampung menindaklanjuti pengaduan masyarakat dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD) terkait dugaan kolusi, korupsi dan nepotisme…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru 2

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    Polresta Deli Serdang Tangkap Dua Terduga Pengedar Sabu di Pantai Labu, 31,60 Gram Diamankan

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    DPP KAMPUD Hadiri Undangan Klarifikasi di POLDA Lampung: Usut Dugaan Korupsi 14 Proyek Alkes RSUD KH Ahmad Hanafiah

    Usai Kecelakaan Kerja dan Dua Kali Operasi Mata, Jaya Somasi PT Proteksindo Aman Sejahtera

    Usai Kecelakaan Kerja dan Dua Kali Operasi Mata, Jaya Somasi PT Proteksindo Aman Sejahtera

    Belum Ada Kejelasan, DPC KSPSI Tangerang Kembali Desak Pemeriksaan Dugaan Upah di Bawah UMK PT Panpan Lucky Indonesia

    • By EKO
    • September 29, 2026
    • 10 views
    Belum Ada Kejelasan, DPC KSPSI Tangerang Kembali Desak Pemeriksaan Dugaan Upah di Bawah UMK PT Panpan Lucky Indonesia

    Hasil Survei Sementara DPC KSPSI (MJH): 22 Perusahaan Disorot Terkait Upah dan Hak Pekerja

    • By EKO
    • September 29, 2026
    • 7 views
    Hasil Survei Sementara DPC KSPSI (MJH): 22 Perusahaan Disorot Terkait Upah dan Hak Pekerja

    NO COPY