Supir Truk BKPN Jadi Korban Lemparan Batu Oleh OTK Dijalan Raya Pakuhaji, Kepala Robek Hingga 6 Jahitan

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG – Aksi kekerasan jalanan kembali terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang. Seorang supir truk bernama Nurhaedi (45), warga Desa Cibelegreg, Kabupaten Lebak, menjadi korban penganiayaan saat tengah mengemudi di Jalan Raya Pakuhaji pada Selasa dini hari, 8 Juli 2025.

Kejadian bermula saat korban yang mengendarai truk bermuatan tanah melintas dari arah Desa Kohod menuju Pakuhaji. Sekitar pukul 03.00 WIB, ketika sampai di Jalan Raya Pakuhaji, Kampung Pondok Pasar, Kelurahan Pakuhaji, korban sempat memberikan sejumlah uang kepada seorang pria yang berada di pinggir jalan. Namun tak berselang lama, saat hendak menutup kaca truknya, sebuah bongkahan batu tiba-tiba dilempar dari arah kanan jalan dan menghantam kepala korban.

“Saya langsung berhenti dan mencari pelakunya. Saya sempat melihat dua orang laki-laki berkaos hitam lari ke arah gang,” ujar Nurhaedi dalam keterangannya.

Foto: Pengurus BKPN Bersama Korban Membuat Laporan Di Polsek Pakuhaji

Akibat insiden tersebut, korban mengalami luka robek di bagian kepala kanan dan mengeluarkan banyak darah. Meski dalam kondisi terluka, korban tetap mengemudikan truk menuju pos pengurus untuk meminta bantuan.

Korban kemudian didampingi pengurus BKPN mendatangi Polsek Pakuhaji untuk membuat laporan resmi. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/58/VII/2025/SPKT/Polsek Pakuhaji/Restro Tangerang Kota dengan dugaan tindak pidana penganiayaan sebagaimana diatur dalam Pasal 351 KUHP.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu buah bongkahan batu, satu helai kaos hitam milik korban, serta hasil visum et repertum dari fasilitas kesehatan setempat. Beberapa saksi yang turut diperiksa di antaranya Rukmana, Rizki Hakiki, dan Saharudin.

 

Pihak BKPN mengecam keras tindakan kekerasan yang menimpa supirnya, dan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas pelaku pelemparan tersebut.

Sementara itu, pihak Polsek Pakuhaji menyatakan masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan meminta masyarakat untuk waspada serta segera melapor jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan, terutama di jalur-jalur rawan tindak kriminal.

Redaksi

Suaragempur.com

  • Related Posts

    Momen HANI, Polresta Tangerang Gagalkan Peredaran Puluhan Ribu Butir Obat Keras Ilegal, Amankan Tiga Pengedar

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Satuan Reserse Narkoba Polresta Tangerang menggagalkan peredaran obat keras daftar G tanpa izin. Dalam dua pengungkapan kasus berbeda, polisi mengamankan tiga tersangka beserta lebih dari 27…

    Ngaku Polisi Lalu Peras Warga, Enam Orang Diamankan Polresta Tangerang

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Aparat Satreskrim Polresta Tangerang mengamankan enam pria yang diduga melakukan tindak pidana pemerasan dengan modus mengaku sebagai anggota kepolisian. Para pelaku diduga menyasar warga dan memaksa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY