Banjir Rendam Puluhan Rumah di Kp Pabuaran, Bang Fras: “Jangan Terus-terusan Tutup Mata!”

SUARAGEMPUR.COM | BALARAJA – Puluhan rumah warga di Kampung Pabuaran, RT 03/RW 04, Desa Gembong, Kecamatan Balaraja, kembali menjadi korban banjir pada Rabu (31/1/2024). Di tengah genangan air, luapan kekecewaan warga pecah lantaran solusi nyata dari pemerintah setempat dianggap hanya jalan di tempat.

Salah satu warga Kp Pabuaran yang juga Kader Aktivis KNPI Provinsi Banten, Agendra Frastico, atau yang akrab disapa Bang Fras, melayangkan kritik tajam terhadap tata kelola Pemerintah Kecamatan Balaraja dan Pemerintah Desa Gembong. Menurutnya, penderitaan warga sudah berlangsung menahun tanpa ada langkah mitigasi yang konkret.

 “Kondisi banjir yang sudah sering terjadi ini tidak pernah mendapat perhatian serius dari pemerintah setempat. Dari tahun ke tahun kondisinya masih tetap sama, seolah-olah pemerintah tutup mata,” keluh Fras dengan nada kecewa kepada awak media.

Fras menegaskan bahwa janji pembangunan drainase yang digadang-gadang sebagai solusi utama hingga kini tidak kunjung terealisasi. “Saya minta kepada Pemerintah Kecamatan Balaraja untuk segera melakukan mitigasi bencana guna mengurangi dampak banjir. Jangan biarkan masyarakat terus yang jadi korban,” tegasnya.

Kekesalan warga semakin memuncak saat membicarakan fasilitas penanganan banjir. Mul, salah seorang warga terdampak, membeberkan bahwa bantuan mesin pompa air dari desa yang sangat dibutuhkan warga justru tidak jelas rimbanya.

“Dulu mesin sedot air dikasih dari desa, tapi dipinjam entah ke mana. Kalau niat kasih mah untuk kepentingan warganya yang sering banjir, enggak usah diambil lagi kali,” ujar Mul.

Saat ini, warga Kp Pabuaran terpaksa berjibaku secara mandiri untuk membuang air dari rumah-rumah mereka menggunakan pompa air seadanya. Upaya swadaya ini turut didampingi oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Gembong Karman , yang terjun langsung membantu warga di lapangan, Sabtu (31/1/26).

Warga berharap, kritik ini menjadi teguran keras bagi pemangku kebijakan agar segera membangun drainase yang layak, sehingga Kampung Pabuaran tidak lagi menjadi langganan banjir setiap musim penghujan tiba.

Red : Eko

  • Related Posts

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    SERANG, BANTEN| SUARAGEMPUR.COM– PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Utara dan Unit Layanan Pelanggan (ULP) Cikande akan melaksanakan pemeliharaan Saluran Udara…

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang kembali menegaskan sikap politik organisasinya melalui sejumlah deklarasi dukungan yang telah dilakukan sepanjang tahun 2024. Dalam pernyataan terbarunya, organisasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    DPC KSPSI (MJH) Kabupaten Tangerang Tegaskan Sikap Politik, Sampaikan Penolakan terhadap Program MBG

    DPP KAMPUD Minta KEJARI Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar Ke Bawaslu Tahun 2024

    DPP KAMPUD Minta KEJARI Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar Ke Bawaslu Tahun 2024

    NO COPY