Brutal! Tiga Sopir Truk PT BKPN Dianiaya, Pelaku Di Duga Naik Motor Dinas Polisi

SUARAGEMPUR.COM, TANGERANG — Tiga orang sopir truk milik PT BKPN menjadi korban dugaan penganiayaan oleh seorang pria tak dikenal di Jalan Raya Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Minggu malam, 25 Mei 2025, sekitar pukul 21.00 WIB.

Ketiga korban diketahui bernama Hendrianto (22), Agung, dan Ahmad Rifai.

Dalam laporan yang disampaikan oleh Hendrianto kepada Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang pada Senin malam, 26 Mei 2025, disebutkan bahwa kejadian bermula saat mereka sedang berhenti di pinggir jalan untuk menunggu waktu lintas keluar, sesuai ketentuan operasional kendaraan truk.

“Tanpa sebab yang jelas, oknum tersebut menghampiri dan langsung memukuli kami,” ungkap Hendrianto dalam laporan tertulisnya.

Yang menjadi sorotan dalam kasus ini adalah dugaan bahwa pelaku mengendarai sepeda motor jenis KLX dengan plat nomor dinas Polri. Informasi ini memunculkan kecurigaan terkait potensi penyalahgunaan atribut atau identitas institusi negara oleh pihak yang tidak berwenang.

 

Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi dengan nomor registrasi: LP/B/493/V/2025/SPKT SAT RESKRIM POLRESTA TANGERANG. Polisi menindaklanjuti laporan ini berdasarkan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. Ketiga korban juga telah menjalani proses visum untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Saat dikonfirmasi oleh media Suara Gempur, Kanit Resmob Polresta Tangerang, AKP Dedi Ruswandi, S.H., membenarkan bahwa laporan telah diterima. “Para korban sudah kami visum, dan kasus ini akan segera kami tindak lanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ujarnya pada Rabu (28/05/2025).

Hendrianto, salah satu dari tiga sopir yang menjadi korban pemukulan, menyampaikan harapannya agar pihak kepolisian segera bertindak tegas dan menangkap pelaku. Menurutnya, peristiwa tersebut bukan hanya menimbulkan luka fisik, tetapi juga meninggalkan trauma mendalam.

“Kami ini hanya sopir truk, kerja banting tulang buat keluarga. Tapi tiba-tiba dipukuli tanpa alasan, tanpa tahu siapa mereka. Saya dan teman-teman sangat syok. Sampai sekarang kami masih takut kalau harus lewat jalan itu lagi,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menambahkan bahwa tindakan pelaku sangat brutal dan tidak berperikemanusiaan, apalagi dilakukan saat para sopir merasa sedang tidak melakukan pelanggaran apa pun. Saat kejadian, mereka hanya sedang menunggu jam lintas keluar, seperti yang biasa dilakukan sopir truk untuk menaati peraturan jam operasional.

“Saya mohon kepada pihak kepolisian, tolong jangan biarkan ini berlalu begitu saja. Tangkap pelakunya, ungkap siapa mereka. Apalagi saat melakukan perbuatan tersebut berani pakai motor dengan plat dinas Polri, ini harus diusut sampai tuntas. Kami butuh rasa aman untuk kerja,” kata Hendrianto.

Dirinya mengaku telah memberikan semua keterangan yang dibutuhkan oleh penyidik, termasuk ciri-ciri pelaku dan jenis kendaraan yang digunakan saat kejadian. Hendrianto berharap, dengan laporan resmi yang sudah ia buat, keadilan bisa segera ditegakkan dan pelaku tidak dibiarkan berkeliaran.

Red. Suaragempur.com

  • Related Posts

    DPP KAMPUD Minta KEJARI Pringsewu Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Rp 13 Milyar Ke Bawaslu Tahun 2024

    LAMPUNG| SUARAGEMPUR.COM— Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda Untuk Demokrasi (KAMPUD) mendukung penuh langkah penyelidikan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu dalam upaya mengusut dugaan tindak pidana korupsi…

    Keluarga Korban Kematian Joni Iskandar Layangkan Somasi Ketiga, Ancam Tempuh Jalur Hukum Serentak

    BANDARLAMPUNG| SUARAGEMPUR.COM – Kuasa hukum keluarga almarhum Joni Iskandar kembali melayangkan somasi ketiga sekaligus peringatan terakhir kepada Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, dan Satreskrim Polresta Bandar Lampung, Jumat (26/6/2026). Somasi…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Polresta Tangerang Peringati Hari Bhayangkara Bersama Ribuan Masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa

    Polresta Tangerang Peringati Hari Bhayangkara Bersama Ribuan Masyarakat di Alun-Alun Tigaraksa

    Camat Kemiri Hadiri Santunan Anak Yatim TTKKBI di Desa Klebet, Wujudkan Kepedulian dan Kebersamaan

    Camat Kemiri Hadiri Santunan Anak Yatim TTKKBI di Desa Klebet, Wujudkan Kepedulian dan Kebersamaan

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    Demokrasi Tidak Berhenti di Bilik Suara: Membaca Ulang Jurnal Konstitusi sebagai Cermin Pemilu Indonesia

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    PLN ULP Cikande Laksanakan Pemeliharaan Jaringan SUTM 20 kV, Sejumlah Wilayah Alami Pemadaman Sementara 29 Juni 2026

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Implementasi Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    Pendidikan Pancasila: Pilar Karakter Bangsa di Tengah Arus Globalisasi

    NO COPY