Respons Cepat Polresta Tangerang Diapresiasi: Kanit Resmob Turun Langsung Cek TKP Kasus Penganiayaan Sopir Truk

SUARAGEMPUR.COM, TANGERANG — Polresta Tangerang mendapat apresiasi atas langkah cepat dalam merespons laporan penganiayaan brutal terhadap tiga sopir truk milik PT BKPN yang terjadi di Jalan Raya Adiyasa, Desa Cikuya, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, pada Minggu malam, 25 Mei 2025.

Tidak menunggu lama, jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang langsung bergerak. Kanit Resmob, AKP Dedi Ruswandi, S.H., secara langsung memimpin gelar olah tempat kejadian perkara (TKP) guna mengusut tuntas kasus yang menggemparkan ini, pada Kamis (29/05/2025).

Ini bentuk komitmen Polresta Tangerang untuk menindaklanjuti setiap laporan masyarakat, apalagi menyangkut tindak kekerasan di ruang publik. Pihaknya sudah mengantongi keterangan awal, visum para korban, dan saat ini tengah fokus pada pelacakan pelaku.

Langkah cepat Kanit Resmob turun ke lapangan langsung mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk dari para korban dan warga sekitar. Hal ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Polresta Tangerang tidak akan mentolerir aksi kekerasan, terlebih yang diduga melibatkan penyalahgunaan atribut institusi negara.

Seperti diberitakan sebelumnya, tiga orang sopir Hendrianto (22), Agung, dan Ahmad Rifai mengalami kekerasan fisik oleh seorang pria tak dikenal yang diduga mengendarai sepeda motor jenis KLX dengan pelat nomor dinas Polri. Insiden itu terjadi saat para korban sedang berhenti di pinggir jalan menunggu jadwal lintas keluar sesuai aturan operasional truk.

“Kami sangat menghargai langkah cepat dari pihak kepolisian, terutama Pak Kanit yang langsung turun ke lokasi. Kami berharap ini bisa segera diusut sampai tuntas dan pelaku ditangkap,” ujar Hendrianto, korban sekaligus pelapor.

Kasus ini kini resmi ditangani berdasarkan laporan polisi nomor: LP/B/493/V/2025/SPKT SAT RESKRIM POLRESTA TANGERANG. Kepolisian menjerat peristiwa ini dengan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak segan melaporkan jika menemukan kejadian serupa, dan memastikan bahwa aparat akan hadir untuk memberikan rasa aman bagi seluruh warga.

Dengan turunnya langsung Tim Resmob Ke TKP harapan akan penegakan hukum yang adil dan cepat mulai terlihat. Kini, masyarakat menanti hasil penyelidikan dan berharap agar pelaku segera diadili sesuai perbuatannya.

Red. Suaragempur.com

  • Related Posts

    Polresta Tangerang Gerak Cepat Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak, Keluarga Korban Sampaikan Apresiasi

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Penanganan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sebelumnya dikeluhkan berjalan lambat, kini menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah proses penyelidikan dan…

    Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja di PT Kirana Mintra Abadi, Minta Disnaker Bertindak

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – PT Kirana Mintra Abadi, perusahaan yang bergerak di bidang produksi lilin dan parafin wax di Kawasan Industri Millennium, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan setelah kuasa hukum sejumlah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY