Dugaan “Tangkap Lepas” Oknum Polisi di Polsek Pagedangan Viral, Publik Soroti Transparansi Penegakan Hukum

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG SELATAN – Isu dugaan praktik penyalahgunaan wewenang oleh aparat kepolisian kembali menjadi sorotan publik. Informasi yang beredar luas, dan telah tayang di salah satu media online, menyebut adanya dugaan tindakan “tangkap lepas” yang melibatkan oknum yang mengatasnamakan Polsek Pagedangan, Polres Tangerang Selatan, pada Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemberitaan yang telah tayang, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat, 20 Maret 2026, sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, rumah seorang warga berinisial ZF didatangi oleh sejumlah oknum yang mengaku sebagai anggota kepolisian. Tanpa penjelasan yang jelas, mereka disebut langsung melakukan penggeledahan di lokasi.

Dalam pemberitaan tersebut, oknum itu dilaporkan menggeledah lemari pakaian dan membawa sejumlah barang, termasuk uang tunai sekitar Rp15 juta serta barang yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan obat-obatan.

Tak hanya itu, sumber yang sama juga menyebut bahwa seorang rekan ZF berinisial MZ turut menjadi korban. Uang dalam rekening milik MZ sebesar kurang lebih Rp1,2 juta dilaporkan ikut hilang dalam peristiwa tersebut.

Lebih jauh, informasi yang beredar juga mengungkap adanya dugaan tekanan terhadap korban untuk menyerahkan sejumlah uang sebagai syarat pembebasan. Korban disebut diminta menghubungi keluarganya untuk mengirimkan uang tebusan sebesar Rp50 juta.

Masih berdasarkan sumber dari media yang telah tayang, korban akhirnya dilepaskan pada Sabtu dini hari setelah permintaan tersebut dipenuhi. Dugaan ini kemudian memicu reaksi publik karena dinilai mencederai prinsip penegakan hukum yang profesional dan transparan.

Sementara itu, hingga informasi ini beredar luas, pihak Polsek Pagedangan belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh media sebelumnya kepada pihak kepolisian setempat juga belum membuahkan hasil yang jelas.

Selain itu, saat dikonfirmasi terkait dugaan praktik serupa, Kasat Narkoba Polres Tangerang Selatan, Pardiman, juga tidak memberikan respons. Sikap bungkam tersebut semakin menambah tanda tanya publik terhadap transparansi penanganan kasus yang tengah menjadi perhatian ini.

Kasus ini pun menjadi perhatian masyarakat luas dan memunculkan desakan agar dilakukan penyelidikan secara menyeluruh. Apabila dugaan tersebut terbukti benar, tindakan tersebut berpotensi melanggar hukum pidana, kode etik profesi kepolisian, serta prinsip akuntabilitas dalam penegakan hukum, yang pada akhirnya dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Hingga saat ini, publik masih menunggu klarifikasi resmi dari pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi yang telah beredar di berbagai platform media.

Sumber: media ifakta.co

Penulis: Fachri

  • Related Posts

    Polresta Tangerang Gerak Cepat Tuntaskan Kasus Dugaan Persetubuhan Anak, Keluarga Korban Sampaikan Apresiasi

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Penanganan kasus dugaan tindak pidana persetubuhan atau pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sebelumnya dikeluhkan berjalan lambat, kini menunjukkan perkembangan signifikan. Setelah proses penyelidikan dan…

    Kuasa Hukum Laporkan Dugaan Pelanggaran Hak Pekerja di PT Kirana Mintra Abadi, Minta Disnaker Bertindak

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – PT Kirana Mintra Abadi, perusahaan yang bergerak di bidang produksi lilin dan parafin wax di Kawasan Industri Millennium, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan setelah kuasa hukum sejumlah…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY