Keluarga Besar Anak Jabung Sampaikan Pemberitahuan Aksi ke Mabes Polri, Tuntut Keadilan atas Kematian Joni Iskandar

JAKARTA | SUARAGEMPUR.COM – Keluarga Besar Anak Jabung di Rantau Banten dan Botabek resmi menyampaikan pemberitahuan aksi unjuk rasa ke Mabes Polri. Aksi yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juli 2026 ini bertujuan menuntut keadilan atas meninggalnya Joni Iskandar yang diduga berkaitan dengan proses penegakan hukum di Lampung.

Surat pemberitahuan tersebut diantarkan langsung oleh Koordinator Aksi, Angga Rensa Heriguan, dan telah diterima oleh pihak Kabaintelkam Polri pada Senin (15/6/2026). Aksi direncanakan berlangsung di depan Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, mulai pukul 08.00 WIB dengan estimasi massa sekitar 500 orang.

Dalam pernyataannya, massa aksi menegaskan tetap mendukung langkah kepolisian dalam memberantas kejahatan begal. Namun, mereka menekankan bahwa penegakan hukum harus dijalankan sesuai prosedur dan tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

Sejumlah tuntutan akan disampaikan kepada Kapolri, di antaranya mendukung upaya Polda Lampung dalam memberantas kejahatan begal, sekaligus mendesak Kapolda Lampung mencabut pernyataan terkait kebijakan “tembak di tempat”. Massa juga meminta pencopotan Kapolda Lampung, Kapolresta Bandar Lampung, serta Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung.

Selain itu, mereka mendesak agar oknum anggota kepolisian yang diduga melakukan penganiayaan terhadap Joni Iskandar diproses secara hukum. Massa juga menuntut penghentian segala bentuk tindakan kekerasan serta praktik penegakan hukum yang tidak sesuai prosedur, termasuk evaluasi dan klarifikasi terbuka atas pernyataan publik yang dinilai berpotensi membenarkan tindakan di luar hukum.

Massa aksi turut mendorong adanya permohonan maaf secara terbuka kepada keluarga korban apabila terbukti terjadi pelanggaran. Mereka juga meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat, serta menekankan pentingnya jaminan proses hukum yang transparan, independen, dan akuntabel. Pemulihan hak keluarga korban, termasuk restitusi dan kompensasi, juga menjadi bagian dari tuntutan.

Penanggung jawab aksi, Rustam Effendi, memastikan bahwa kegiatan akan berlangsung secara damai dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami berharap Kapolri memberikan perhatian serius terhadap tuntutan masyarakat dan keluarga almarhum Joni Iskandar. Aksi ini merupakan bentuk ikhtiar konstitusional untuk mencari keadilan serta memastikan proses hukum berjalan transparan,” ujarnya.

Rencananya, massa aksi akan berasal dari Keluarga Besar Anak Jabung di Rantau Banten dan Botabek, serta berbagai elemen masyarakat yang menyatakan solidaritas terhadap kasus tersebut. Rangkaian kegiatan akan meliputi penyampaian pernyataan sikap, mimbar bebas, doa bersama, hingga penyerahan tuntutan kepada Kapolri.

Redaksi

  • Related Posts

    DPP KAMPUD Kritisi Pelimpahan Penanganan Kasus Eks Jampidsus dari Penyidik Polri ke Penyidik Kejaksaan, Dinilai Tidak Sesuai Prosedur

    JAKARTA SUARAGEMPUR.COM – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Aksi Masyarakat dan Pemuda untuk Demokrasi (KAMPUD), Seno Aji, S.Sos., S.H., M.H., menyampaikan apresiasi terhadap langkah Korps Pemberantasan Tindak Pidana…

    Menaker Yassierli Tegaskan AI Bukan Pengganti Manusia, KSPSI Dukung Solidaritas untuk Pekerja Palestina

    SUARAGEMPUR.COM| JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Prof. Yassierli, menegaskan komitmennya dalam mendorong transformasi dunia kerja nasional dengan pendekatan yang berpusat pada manusia (human-centric). Hal tersebut disampaikan dalam pidato kunci…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY