Kemacetan Exit Tol Balaraja Barat Dikeluhkan Warga Talagasari, Jalan Desa Rusak hingga Rumah Warga Terdampak

SUARAGEMPUR.COM | TANGERANG – Warga Desa Talagasari, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, mengeluhkan dampak serius dari tingginya volume kendaraan yang keluar melalui Exit Tol Balaraja Barat dan melintas di jalan alternatif desa. Kondisi tersebut dinilai telah mencapai tahap yang sangat memprihatinkan dan mengganggu aktivitas wAmir, Sabtu (7/2/2026).

Kemacetan parah hampir terjadi setiap hari, terutama pada jam sibuk pagi dan sore. Arus kendaraan dari arah tol memadati jalan desa yang sejatinya tidak dirancang untuk menampung lalu lintas padat, apalagi kendaraan bertonase besar.

Ketua RT 03/02 Desa Talagasari, H. Amir, mengatakan kondisi tersebut telah berlangsung cukup lama tanpa solusi nyata dari pihak terkait.

“Setiap hari macet, warga kesulitan beraktivitas. Jalan desa dipakai kendaraan keluar tol, termasuk kendaraan besar, sehingga warga yang mau kerja, sekolah, dan keperluan lain jadi terhambat,” ujar H. Amir.

Menurutnya, kemacetan tidak hanya menyebabkan keterlambatan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Jalan desa yang sempit dan mulai rusak memperparah situasi, terutama saat kendaraan besar berpapasan dengan sepeda motor dan pejalan kaki.

Selain itu, warga juga merasakan dampak kerusakan infrastruktur dan lingkungan. Beberapa titik jalan desa mengalami kerusakan cukup parah akibat sering dilintasi kendaraan berat. Polusi udara dan kebisingan pun semakin dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Bahkan ada rumah warga yang atapnya rusak karena tersenggol kendaraan box dengan muatan tinggi. Ini sudah membahayakan keselamatan warga,” ungkap H. Amir.

Atas kondisi tersebut, warga Talagasari meminta perhatian dan tindakan segera dari PT Marga Mandala Sakti (MMS) selaku pengelola Gerbang Tol Balaraja Barat. Warga berharap adanya penataan lalu lintas yang lebih serius, pembatasan kendaraan berat, serta solusi jangka panjang agar jalan desa tidak terus dijadikan jalur pelampiasan kendaraan tol.

“Kami minta ada solusi nyata. Jangan sampai masyarakat desa terus jadi korban. Kami ingin jalan desa kembali aman, nyaman, dan layak dilalui,” tegasnya.

Warga berharap pihak pengelola tol bersama pemerintah daerah segera turun tangan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat Desa Talagasari.

Reporter : Suhendra

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY