Kontroversi PT. Sukses Logam Indonesia Terkait Pencemaran Lingkungan di Desa Sentul

Kabupaten Tangerang || suaragempur.com – PT. Sukses Logam Indonesia (SLI), produsen Zinc Oxide yang dikenal sebagai bahan dasar kosmetik, kini tengah menjadi sorotan setelah diduga menyebabkan pencemaran lingkungan dan mengganggu kesehatan masyarakat akibat limbah (B3) Bahan Berbahaya dan Beracun. Dugaan ini mencuat setelah laporan dari sejumlah warga yang mengeluhkan dampak negatif dari operasi pabrik. Selasa, 29/10/2024

Namun, warga Kampung Cengkok, Desa Sentul, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, dalam sebuah diskusi di grup WhatsApp warga Kampung Cengkok, pernyataan mengejutkan muncul dari sejumlah warga yang menyatakan dukungan untuk kelangsungan operasi pabrik. “Warga Kampung Cengkok RT 05/02 kompak mendukung pabrik tersebut untuk operasi. Karena di kita banyak yang belum bekerja,” ungkap salah satu anggota grup.

Pernyataan ini menimbulkan pertanyaan, ada apa di balik dukungan ini? Apakah warga Kampung Cengkok, Desa Sentul, benar-benar merasa diuntungkan oleh keberadaan pabrik, atau ada faktor lain yang mempengaruhi pandangan mereka?

Meskipun ada keluhan mengenai dampak lingkungan, situasi ini menciptakan pertanyaan lebih lanjut. Apa sebenarnya yang terjadi di balik perdebatan ini? Apakah ada kompromi yang harus dibuat antara kebutuhan industri dan kesehatan masyarakat?

Banyak warga setempat yang berharap keberadaan PT. SLI dapat menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian desa. Namun, di sisi lain, khawatir akan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Diskusi ini menciptakan dualisme pendapat di antara masyarakat, antara kebutuhan ekonomi dan kesehatan lingkungan.

Situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya isu antara industri dan masyarakat, serta pentingnya keterlibatan semua pihak untuk menemukan jalan tengah.

(Red)

  • Related Posts

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Hampir dua minggu sejak kunjungan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ke PT Yifang CME pada 30 Juli 2026, dugaan pelanggaran hak pekerja upah di bawah UMK,…

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM — Persoalan hubungan industrial kembali mencuat di PT Tunas Alfin Plant 2, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Seorang pekerja bernama Olivia Jeremia mengaku mengalami skorsing tanpa upah, tidak dapat…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY