LSM TRINUSA Desak Pemprov Lampung Kaji Ulang Rencana Pinjaman Rp1 Triliun

SUARAGEMPUR.COM| BANDAR LAMPUNG – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Triga Nusantara Indonesia (TRINUSA) DPD Provinsi Lampung mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung untuk melakukan evaluasi mendalam terhadap rencana pengajuan pinjaman daerah sebesar Rp1 triliun, Senin (15/12/2025).

Pinjaman tersebut rencananya akan diajukan pada 2026 dan dialokasikan untuk percepatan perbaikan infrastruktur jalan, mencakup 15 ruas jalan dengan total panjang sekitar 380 kilometer. Adapun sumber pendanaan yang dipertimbangkan berasal dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) atau Bank Jawa Barat.

Sekretaris Jenderal LSM TRINUSA DPD Lampung, Faqih Fakhrozi, S.Pd., menilai rencana pinjaman bernilai besar itu perlu dikaji secara komprehensif, mengingat pembayarannya kelak akan dibebankan pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Lampung.

“Kami mengapresiasi komitmen Pemprov Lampung dalam memperbaiki infrastruktur. Namun kami juga mengkritisi dan menolak rencana pinjaman Rp1 triliun ini apabila hanya terfokus pada satu instansi atau sektor saja,” ujar Faqih, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, penggunaan dana pinjaman harus efektif, tepat sasaran, dan berdampak luas bagi masyarakat. Ia menegaskan, alokasi anggaran idealnya tidak hanya difokuskan pada sektor jalan, tetapi juga menyentuh sektor strategis lain seperti kesehatan, pendidikan, pertanian, dan perkebunan.

“Pinjaman daerah harus memberikan manfaat yang merata. Jangan sampai beban utang daerah justru tidak sebanding dengan dampak yang dirasakan masyarakat,” tegasnya.

Faqih juga menyoroti pentingnya pengelolaan pinjaman yang transparan dan akuntabel. Hal ini, kata dia, menjadi krusial mengingat sejumlah kasus korupsi yang pernah terjadi di Lampung, termasuk kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kepala daerah yang berkaitan dengan pengadaan dan pinjaman.

“Kami mengingatkan agar pinjaman ini dikelola dengan prinsip kehati-hatian, transparansi, dan akuntabilitas tinggi. Masyarakat Lampung tidak ingin ada kebocoran anggaran atau penyimpangan,” katanya.

LSM TRINUSA pun mendorong Pemprov Lampung untuk membuka ruang partisipasi publik serta melibatkan pengawas independen dalam proses perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan penggunaan dana pinjaman tersebut, guna memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan dan berkelanjutan, (Red)

  • Related Posts

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    TANGERANG | SUARAGEMPUR.COM – Sebuah pesan yang diduga disampaikan oleh seorang bidan di dalam grup WhatsApp yang beranggotakan ibu hamil menuai polemik. Pasalnya, pesan tersebut berisi peringatan kepada peserta BPJS…

    Rumah Warga Desa Kemiri Roboh, Camat Rudi HK Pastikan Penanganan dan Bantuan Segera Direalisasikan

    KABUPATEN TANGERANG| SUARAGEMPUR.COM – Camat Kemiri, Rudi Hadikarsono (Rudi HK), didampingi petugas Trantib Satpol PP Kecamatan Kemiri, Kepala Desa Kemiri Suhud, serta Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB), mengunjungi kediaman Ibu…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Anda Melewatkan

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Camat Kemiri Apresiasi Program Sekolah Gratis SMP-SMA, Harapkan Tak Ada Anak Putus Sekolah

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang  

    Hampir Dua Minggu, Belum Ada Pemeriksaan KSPSI: Wapres Diduga Ditipu Pengusaha PT Yifang   

    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    • By Redaksi
    • Agustus 12, 2026
    • 7 views
    Polresta Tangerang Bongkar Kematian Perempuan yang Semula Diduga Bunuh Diri, Seorang Pria Jadi Tersangka

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    PT Tunas Alfin Plant 2 Dinilai Nakal: Skorsing Tanpa Gaji, Anjuran Dinas Diabaikan, Pekerja Ditelantarkan

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    Pesan Bidan di Grup WhatsApp Tuai Polemik, Ancam Blokir BPJS Ibu Hamil yang Melahirkan di RS Swasta

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!  

    PT Mega Steel Diduga Dibekingi Jenderal dan Kopassus, Serikat Pekerja: Ini Pelanggaran Hukum Nyata!   

    NO COPY